GameStop Ngotot Akuisisi eBay Meski Ditolak, Siapkan Strategi Baru
Baca dalam 60 detik
- GameStop tetap berupaya mengakuisisi eBay senilai $56 miliar meskipun tawaran awal ditolak.
- Langkah ini dipandang sebagai upaya Ryan Cohen menyaingi dominasi Amazon di e-commerce.
- GameStop memproyeksikan laba 2026 melonjak, menjadi modal negosiasi lebih lanjut.

GameStop, perusahaan ritel gim video asal Amerika Serikat, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan rencana akuisisi terhadap eBay meskipun tawaran awal senilai sekitar $56 miliar telah ditolak oleh pihak eBay. Sikap ini disampaikan melalui dokumen regulasi singkat yang dirilis Jumat pekan lalu, sekaligus mengindikasikan bahwa perusahaan tengah menyiapkan materi tambahan untuk memperkuat argumen strategis di balik langkah berani tersebut.
Langkah GameStop mengejutkan banyak pihak, terutama karena nilai perusahaan yang diincar hampir lima kali lipat lebih besar dari kapitalisasi pasar GameStop sendiri. CEO Ryan Cohen, yang dikenal sebagai investor aktif dan pendiri Chewy, pertama kali mengungkapkan niatnya pada Mei lalu dengan dalih bahwa penggabungan kedua entitas akan menciptakan pesaing yang lebih tangguh bagi Amazon. Cohen bahkan menyatakan kesediaannya untuk memimpin langsung perusahaan hasil merger.
Meski eBay menolak tawaran tersebut pada bulan yang sama, GameStop tidak mundur. Perusahaan justru berjanji akan merilis presentasi rinci mengenai rencana operasional dan justifikasi strategis dari akuisisi ini dalam waktu dekat. Dalam pernyataan terbarunya, GameStop hanya menyebut bahwa "materi tambahan terkait transaksi yang diusulkan akan segera hadir," tanpa memberikan detail lebih lanjut.
Dalam dokumen yang sama, GameStop juga mengumumkan proyeksi laba yang optimistis untuk tahun fiskal 2026. Perusahaan memperkirakan pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) akan melampaui $600 juta, hampir dua kali lipat dari capaian tahun sebelumnya yang sebesar $345,4 juta. Kabar ini turut mendorong kenaikan harga saham GameStop sebesar lebih dari 2% dalam perdagangan setelah jam bursa.
Bagi pelaku pasar di Indonesia, langkah GameStop ini menjadi sinyal bahwa persaingan di sektor e-commerce global semakin ketat. Jika akuisisi ini berhasil, konsolidasi antara platform ritel fisik dan pasar digital bisa menjadi model bisnis baru yang patut dicermati. Namun, tantangan regulasi dan pendanaan masih menjadi batu sandungan, mengingat ukuran transaksi yang sangat besar dan resistensi dari eBay.
Hingga berita ini diturunkan, eBay belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan terbaru GameStop. Analis memperkirakan bahwa GameStop kemungkinan akan menaikkan nilai tawaran atau mencari pendanaan tambahan untuk meyakinkan pemegang saham eBay. Pertanyaan besarnya, akankah Ryan Cohen mampu mewujudkan ambisinya menyaingi Amazon, atau justru terjebak dalam utang yang membebani perusahaan?



