Dembele Hattrick Kilat Bawa Prancis Kukuh, Senegal Jaga Asa ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Ousmane Dembele mencetak hattrick tercepat kedua dalam sejarah Piala Dunia hanya dalam 32 menit, membawa Prancis menaklukkan Norwegia 4-0 dan memastikan status juara Grup I.
- Senegal menang telak atas Irak berkat dua gol Pape Gueye, mengamankan posisi ketiga grup dan menjaga peluang lolos sebagai salah satu runner-up terbaik.
- Prancis akan menghadapi laga 32 besar di New York New Jersey Stadium, sementara Norwegia harus berhadapan dengan Pantai Gading di Dallas.

Ousmane Dembele mencuri perhatian dengan hattrick kilat dalam 32 menit, mengantar Prancis menggilas Norwegia 4-0 dan memastikan status juara Grup I Piala Dunia 2026, sekaligus memberi Senegal secercah harapan untuk melaju ke fase gugur.
Laga yang dihelat di Stadion New York New Jersey itu semula dijajakan sebagai duel antara Erling Haaland dan Kylian Mbappe. Namun, pertunjukan justru dikuasai oleh Dembele. Pemain sayap Paris Saint-Germain itu mencetak tiga gol dalam waktu 32 menit sejak kick-off β tercepat kedua dalam sejarah Piala Dunia setelah Erich Probst (24 menit, Austria vs Swiss 1954). Semua 11 pemain Prancis terlibat dalam rangkaian umpan sebelum gol ketiga Dembele, menunjukkan kolektivitas yang memukau.
Di sisi lain, Senegal memenuhi misi mereka dengan kemenangan telak atas Irak. Pape Gueye menjadi bintang dengan dua gol indah, sementara pertahanan Irak yang gigih sempat membuat Senegal kesulitan di babak pertama. Namun, keunggulan jumlah pemain sejak menit ke-15 akhirnya dimanfaatkan maksimal oleh pasukan Pape Thiaw. Kemenangan ini menempatkan Senegal di posisi ketiga Grup I, dan dengan raihan gol yang cukup, mereka masih berpeluang lolos sebagai salah satu dari empat peringkat ketiga terbaik.
Bagi Indonesia, performa Senegal menjadi perhatian tersendiri. Tim asal Afrika itu kerap menjadi barometer sepak bola Asia Tenggara dalam berbagai turnamen. Keberhasilan mereka menjaga asa di Piala Dunia bisa menjadi inspirasi bagi Timnas Indonesia yang tengah membangun skuad muda. Selain itu, kegagalan Norwegia mengimbangi Prancis menunjukkan betapa ketatnya persaingan di level tertinggi, di mana satu momen brilian pemain seperti Dembele bisa mengubah segalanya.
Dengan hasil ini, Prancis melaju ke babak 32 besar dan dijadwalkan bermain di New York New Jersey Stadium. Sementara itu, Norwegia harus menghadapi Pantai Gading di Dallas. Laga-laga lain pada 27 Juni akan mempertemukan Panama vs Inggris, Kroasia vs Ghana, Kongo DR vs Uzbekistan, Kolombia vs Portugal, Aljazair vs Austria, dan Yordania vs Argentina. Pertanyaan besarnya: akankah Senegal menjadi salah satu tim peringkat ketiga yang beruntung, atau justru Norwegia yang bangkit kembali?



