Gagal Dapat Vinicius Jr, Arsenal Putar Haluan: Siapa Target Berikutnya di Bursa Transfer?
Baca dalam 60 detik
- Arsenal mengamankan Bruno Guimaraes seharga ยฃ75 juta, namun gagal mendatangkan Vinicius Jr dari Real Madrid.
- Klub asal London utara itu kini membidik sejumlah nama seperti Kenan Yildiz, Nico Williams, dan Julian Alvarez untuk memperkuat lini serang.
- Dengan dua bek utama cedera, prioritas Arsenal juga tertuju pada rekrutan bek baru, termasuk Ezri Konsa dan Cristian Romero.

Arsenal harus merelakan ambisi mendatangkan Vinicius Jr dari Real Madrid setelah bintang Brasil itu memilih memperpanjang kontraknya di Santiago Bernabeu. Namun, bursa transfer belum tertutup bagi The Gunners. Mereka telah mengamankan jasa kapten Newcastle United, Bruno Guimaraes, dengan nilai transfer ยฃ75 juta, dan masih berburu tambahan amunisi untuk bersaing di papan atas.
Kegagalan mendapatkan Vinicius Jr memaksa direktur olahraga Andrea Berta bekerja ekstra. Guimaraes, yang juga berposisi sebagai gelandang, diharapkan bisa memberikan dampak instan seperti yang dilakukan Martin Zubimendi dan Viktor Gyokeres pada musim panas lalu. Manajer Mikel Arteta menegaskan bahwa setiap pemain yang datang harus mampu membawa tim ke level berikutnya. "Kami terus berusaha. Jika ada pemain yang tepat di pasar untuk membuat kami jauh lebih baik," ujarnya.
Masalah cedera menjadi pekerjaan rumah tambahan. William Saliba dan Jurrien Timber dipastikan absen di awal musim, memaksa Arsenal bergerak cepat untuk menambal lini belakang. Situasi ini membuat nama Ezri Konsa dari Aston Villa dan Cristian Romero dari Tottenham Hotspur masuk dalam daftar incaran. Konsa, yang dibanderol sekitar ยฃ60 juta, dinilai fleksibel karena bisa bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan. Sementara Romero, kapten Spurs, menjadi target yang lebih ambisius namun sulit direalisasikan mengingat rivalitas kedua klub.
Di lini depan, Arsenal tengah menjajaki sejumlah nama. Kenan Yildiz dari Juventus menjadi kandidat kuat untuk mengisi pos sayap kiri. Pemain berusia 21 tahun itu mencatatkan 11 gol dan 10 assist musim lalu, serta memiliki kemampuan menggiring bola yang impresif. Data Opta menunjukkan hanya Bruno Fernandes dan Romano Schmid yang menciptakan lebih banyak peluang dari permainan terbuka dibanding Yildiz. Namun, Juventus enggan melepas pemain yang baru saja menandatangani kontrak empat tahun tersebut.
Opsi lain adalah Nico Williams dari Athletic Bilbao. Winger asal Spanyol ini memiliki klausul rilis dalam kontraknya hingga 2035, namun musim lalu ia kerap diganggu cedera. Meski begitu, statistik dribelnya masih masuk jajaran teratas di Eropa. Arsenal juga sempat mempertimbangkan Bradley Barcola dari PSG, tetapi banderolnya yang lebih dari ยฃ100 juta dirasa terlalu mahal. Adapun Morgan Rogers, yang kini berseragam Chelsea, sebelumnya menjadi target namun Arsenal tidak mau menebusnya di atas ยฃ80 juta.
Di tengah perburuan pemain, Arsenal juga harus menyeimbangkan keuangan. Gabriel Jesus, Gabriel Martinelli, dan Reiss Nelson dikabarkan bisa dijual jika ada tawaran yang sesuai. Sementara itu, Christian Norgaard telah hengkang ke Everton, dan masa depan pemain akademi Ethan Nwaneri masih belum jelas. Dengan tambahan kiper cadangan Illan Meslier, Arsenal tampaknya akan terus bergerak hingga tenggat waktu.
Bagi pengamat sepak bola di Indonesia, pergerakan Arsenal di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Klub-klub Eropa semakin agresif dalam membangun skuad, dan hal ini berdampak pada persaingan di liga domestik maupun kompetisi Eropa. Kehadiran pemain-pemain baru seperti Guimaraes tentu akan menambah daya tarik Premier League yang banyak ditonton di Indonesia.
Apakah Arsenal akan mampu mendatangkan pemain bintang lain sebelum bursa ditutup? Atau akankah mereka bertahan dengan skuad yang ada dan mengandalkan pemain muda seperti Christos Tzolis yang tampil impresif di pramusim? Yang jelas, bursa transfer kali ini menjadi ujian bagi Andrea Berta untuk membuktikan kemampuannya dalam bernegosiasi dan menemukan nilai terbaik di pasar yang semakin kompetitif.



