Lonjakan Peringkat Pemain Piala Dunia 2026: Doku, Dembele, dan Rodri Bersinar di Fase Grup
Baca dalam 60 detik
- FIFA Power Rankings mencatat lompatan signifikan sejumlah pemain setelah fase grup Piala Dunia 2026, dengan Ousmane Dembele masuk 10 besar berkat hat-trick ke gawang Norwegia.
- Jude Bellingham melesat 332 peringkat di kategori Kreativitas setelah penampilan kunci melawan Panama, sementara Jeremy Doku naik ke posisi ketiga berkat akselerasi dan dribelnya.
- Pemain seperti Ryan Mendes (Cape Verde) dan Joao Paulo menunjukkan bahwa kontribusi tak selalu lewat gol, membuktikan kedalaman statistik di balik peringkat.

Fase grup Piala Dunia 2026 telah usai, dan FIFA Power Rankings yang didukung Aramco kembali menampilkan perubahan dramatis di papan peringkat pemain. Dengan data analitik canggih yang mengukur kontribusi dalam tiga kategori—Menyerang, Kreativitas, dan Bertahan—sejumlah nama melesat tajam, menandai pergeseran kekuatan individu menjelang babak 32 besar.
Ousmane Dembele menjadi sorotan utama setelah hat-trick pertamanya di Piala Dunia bersama Prancis saat mengalahkan Norwegia. Penyerang sayap itu mencetak tiga gol dari tiga tembakan tepat sasaran, dengan skor menyerang 8,5 yang mengantarkannya ke posisi keenam—naik 49 peringkat. Tak hanya itu, akurasi umpan progresifnya (12 umpan) mendongkrak skor kreativitas menjadi 6,63, melesat 96 anak tangga. Dembele memanfaatkan kelemahan bek kiri Norwegia, Fredrik Andre Bjorkan, dengan tetap melebar di sisi kanan untuk menerima bola dan menusuk ke kotak penalti.
Jude Bellingham juga mencatat lompatan fenomenal: 332 peringkat di kategori Kreativitas setelah penampilan superior melawan Panama. Gelandang Inggris itu mencetak gol pembuka dan assist untuk gol Harry Kane, dengan skor kreativitas 5,98. Pergerakannya di belakang pertahanan Panama membuatnya berada di posisi tepat untuk mengirim umpan silang bagi sundulan Kane. Skor menyerangnya 6,72 membawanya naik 52 peringkat ke posisi 14.
Di kubu Belgia, Jeremy Doku dan Leandro Trossard menjadi motor kemenangan 5-1 atas Selandia Baru. Doku, dengan kemampuan membawa bola eksplosif, mencatat tujuh progresi bola dan naik 52 peringkat ke posisi ketiga di kategori Menyerang. Trossard, yang membuka akun gol Piala Dunia dengan dua gol, mengoleksi skor 8,3 dan melesat 141 peringkat ke posisi 49. Sementara itu, Kylian Mbappe meski tak mencetak gol, mencatat skor kreativitas 8,6 berkat dua assist untuk Dembele dan 31 pergerakan di belakang pertahanan lawan, naik 59 peringkat ke posisi kelima di kategori Kreativitas.
Di sisi bertahan, Spanyol yang mencatat tiga clean sheet di Grup H mendominasi peringkat. Aymeric Laporte naik 33 peringkat ke posisi ketiga setelah penampilan kokoh melawan Uruguay (skor 8,1), dengan lima duel udara sukses dan enam penguasaan bola. Rodri, gelandang bertahan yang cerdas, naik 21 peringkat ke posisi kedua berkat perannya dalam memutus serangan lawan dan menjaga garis pertahanan. Sementara itu, pemain sayap kiri Cape Verde, Joao Paulo, masuk peringkat 23 setelah membantu timnya meraih clean sheet kedua, dengan empat intersepsi dan empat duel udara dimenangkan.
Pemain muda Swiss berusia 20 tahun yang baru pertama kali tampil sebagai starter melawan Kanada menjadi kejutan. Dengan tiga gol dari enam percobaan dan assist untuk gol Ruben Vargas, ia menempati peringkat 10 besar Menyerang dengan skor rata-rata 7,56. Sementara Ryan Mendes dari Cape Verde naik 206 peringkat di Kreativitas berkat umpan progresif dan progresi bola, meski timnya hanya mencetak dua gol sepanjang fase grup.
Dengan babak 32 besar yang akan segera dimulai, peringkat ini menjadi indikator awal pemain mana yang mungkin menjadi penentu kemenangan. Akankah para pendatang baru seperti pemain Swiss dan Doku mampu mempertahankan performa, atau justru pemain mapan seperti Bellingham dan Dembele yang akan mendominasi? Data akan terus berbicara.



