Prancis Sempurna di Grup I, Dembele Cetak Hat-trick ke Gawang Norwegia
Baca dalam 60 detik
- Prancis menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan sempurna 3-0 setelah membantai Norwegia 4-1 di Boston Stadium.
- Hat-trick Ousmane Dembele menjadi pembeda, mengantarkan Les Bleus ke babak gugur sebagai juara grup dengan poin penuh.
- Kesempurnaan ini menjadi modal psikologis besar bagi Prancis yang mengincar gelar juara dunia untuk kedua kalinya setelah 1998.

Prancis menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan catatan sempurna setelah menundukkan Norwegia 4-1 di Boston Stadium, Sabtu (27/6). Kemenangan ini memastikan Les Bleus melaju ke babak 16 besar sebagai juara Grup I dengan raihan sembilan poin.
Bintang lapangan kali ini adalah Ousmane Dembele. Pemain sayap milik Paris Saint-Germain itu mencetak hat-trick yang menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung sengit sejak menit awal. Dua gol pertama Dembele tercipta di babak pertama, melengkapi skema serangan cepat yang menjadi ciri khas tim asuhan Didier Deschamps. Gol penutupnya di babak kedua memastikan kemenangan telak Prancis.
Bagi Prancis, torehan tiga kemenangan beruntun di fase grup ini adalah yang pertama sejak edisi 1998. Kala itu, mereka akhirnya keluar sebagai juara dunia untuk pertama kalinya. Catatan ini menjadi sinyal kuat bahwa skuad Deschamps layak diperhitungkan sebagai kandidat utama perebutan trofi di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Di sisi lain, Norwegia yang diperkuat sederet pemain bintang seperti Erling Haaland dan Martin Odegaard harus mengakui keunggulan Prancis. Meski kalah telak, tim asuhan Stรฅle Solbakken tetap lolos ke fase gugur sebagai runner-up grup. Mereka mengumpulkan empat poin dari tiga laga, unggul selisih gol atas pesaing terdekat.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, performa Prancis ini patut dicermati. Timnas Indonesia sendiri masih berjuang untuk menembus putaran final Piala Dunia. Namun, melihat dominasi negara-negara Eropa seperti Prancis, Indonesia perlu belajar dari konsistensi dan kedalaman skuat yang dimiliki Les Bleus. Regenerasi pemain yang berjalan mulus, dipadukan dengan taktik fleksibel Deschamps, menjadi resep kesuksesan yang bisa diadopsi oleh federasi sepak bola di Asia Tenggara.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Prancis mampu mempertahankan performa ini hingga partai puncak? Dengan modal sembilan poin sempurna, tekanan justru semakin besar. Kegagalan di Piala Dunia 2022 (tersingkir di final adu penalti melawan Argentina) masih membekas. Namun, jika Dembele dan kawan-kawan mampu menjaga ritme, bukan tidak mungkin sejarah 1998 terulang.



