Mutasi Besar Polri: 1.121 Personel Dirotasi, Kabid Propam hingga Kapolres Polda Metro Dirombak
Baca dalam 60 detik
- Mabes Polri merotasi 1.121 perwira tinggi dan menengah, dengan fokus pada jajaran Polda Metro Jaya.
- Kombes Aris Supriyono ditunjuk sebagai Kabid Propam Polda Metro Jaya menggantikan Kombes Radjo Alriadi.
- Mutasi ini merupakan bagian dari pembinaan karier dan upaya peningkatan profesionalisme Polri.

Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) kembali melakukan perombakan besar-besaran di tubuh organisasi. Sebanyak 1.121 personel, terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen), mengalami rotasi, mutasi, dan promosi jabatan. Salah satu wilayah yang paling banyak mengalami perubahan adalah Polda Metro Jaya, mulai dari Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) hingga sejumlah Kepala Kepolisian Resor (Kapolres).
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri nomor ST/1335/VI/KEP./2026, Kombes Aris Supriyono resmi menjabat sebagai Kabid Propam Polda Metro Jaya. Sebelumnya, ia mengemban tugas sebagai Kepala Bagian Pembinaan Paminal (Kabagbinpam) di Ropaminal Divisi Propam Polri. Aris menggantikan Kombes Radjo Alriadi yang kini menempati posisi baru sebagai Sekretaris Provos (Sesroprovos) Divisi Propam Polri.
Tak hanya itu, sejumlah posisi strategis lainnya di Polda Metro Jaya juga berganti. Kombes Joko Sulistio yang sebelumnya menjabat Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Metro Jaya, kini diangkat sebagai Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Korps Brimob Polri. Posisi Dirpamobvit selanjutnya diisi oleh Kombes Twedi Aditya Bennyahdi. Sementara itu, Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya, AKBP Danang Setiyo Pambudi, mendapat promosi sebagai Kapolresta Malang, Jawa Timur. Jabatannya digantikan oleh AKBP Dewa P. G. Anom Danujaya yang sebelumnya menjabat Kapolres Purwakarta.
Perubahan juga terjadi di jajaran kepolisian wilayah Bekasi. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, dimutasi menjadi Kepala Bagian Sumber Daya (Kabagsumda) Rorenmin Baintelkam Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Putu Kholis Aryana. Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, diangkat sebagai Wakil Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya, digantikan oleh AKBP Alrasyidin Fajri.
Dalam surat telegram lainnya, Kombes H. Y. Arief Satriyo diangkat sebagai Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Metro Jaya. Di bidang kesehatan, Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokes) Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Ginting, digantikan oleh Kombes M. Faizal Zulkarnaen yang sebelumnya menjabat Kabiddokes Polda Maluku. Martinus kini menjabat Wakil Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri. Sementara itu, Direktur Tatahti (Dirtahti) Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karo Sekali, digantikan oleh AKBP David Triyo Prasojo yang sebelumnya menjabat Kapolres Langkat.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan hal yang lazim dalam organisasi. Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk pembinaan karier sekaligus meningkatkan kinerja institusi. "Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (26/6).
Mutasi besar-besaran ini menjadi perhatian publik, terutama di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang memiliki kompleksitas tinggi. Dengan perombakan di posisi-posisi kunci seperti Propam dan Reserse, diharapkan penegakan hukum dan pengawasan internal dapat berjalan lebih optimal. Ke depan, efektivitas kepemimpinan baru di jajaran Polda Metro Jaya akan menjadi sorotan, terutama dalam menangani berbagai tantangan keamanan dan ketertiban di ibu kota.



