Jalan Donald Trump di Hyderabad Memicu Kemarahan Partai Modi: Antara Diplomasi dan Politik Dalam Negeri
Baca dalam 60 detik
- Pemerintah negara bagian Telangana yang dikuasai Kongres meresmikan 'Donald Trump Avenue' di pusat teknologi Hyderabad, berdekatan dengan konsulat AS dan kantor raksasa teknologi Amerika.
- Partai Bharatiya Janata (BJP) pimpinan Narendra Modi mengecam langkah itu sebagai kemunafikan di tengah memburuknya hubungan bilateral AS-India akibat tarif tinggi dan tekanan Washington terhadap New Delhi.
- Penamaan jalan ini mencerminkan ketegangan politik domestik India, di mana oposisi memanfaatkan isu luar negeri untuk mengkritik kebijakan Modi yang dinilai terlalu lunak terhadap Trump.

Sebuah ruas jalan di pusat teknologi Hyderabad, India, resmi berganti nama menjadi Donald Trump Avenue pada Selasa lalu, memicu reaksi keras dari partai berkuasa Perdana Menteri Narendra Modi. Langkah pemerintah negara bagian Telangana yang dikuasai Partai Kongres ini dinilai sebagai bentuk penghormatan kontroversial di tengah hubungan AS-India yang sedang merenggang.
Jalan tersebut terletak tepat di samping konsulat Amerika Serikat dan dekat dengan kantor pusat regional perusahaan teknologi raksasa seperti Microsoft, Google, dan Amazon. Pemilihan lokasi ini memperkuat pesan simbolis bahwa Hyderabad ingin menegaskan perannya sebagai jembatan ekonomi antara India dan AS.
Namun, keputusan itu langsung diserang oleh juru bicara BJP, Shehzad Poonawalla, yang menulis di platform X: โRahul Gandhi mengatakan Presiden Trump merugikan kepentingan India. Lalu mengapa pemerintahannya di Telangana memberikan penghormatan tertinggi dengan menamai jalan atas namanya?โ Pernyataan itu merujuk pada kritik yang dilontarkan pemimpin oposisi Rahul Gandhi terhadap kebijakan Trump.
Partai Kongres membela langkah tersebut sebagai pengakuan atas โperan Hyderabad yang semakin besarโ dalam kemitraan kedua negara. Namun, kritik juga datang dari Partai Komunis India (Marxis) yang menyebut penamaan itu โketerlaluanโ. Ketegangan ini menunjukkan bagaimana isu luar negeri kerap menjadi alat politik domestik di India.
Bagi Indonesia, dinamika ini relevan mengingat posisi India sebagai mitra strategis di kawasan. Jika hubungan AS-India terus memburuk, dampaknya bisa terasa pada rantai pasok teknologi dan investasi di Asia Tenggara. Hyderabad sendiri merupakan pusat inovasi yang kerap menjadi tolok ukur bagi pengembangan ekosistem digital di negara berkembang, termasuk Indonesia.
Menariknya, Trump dan Modi baru saja bertemu di sela-sela KTT G7 di Prancis pekan lalu dan sepakat untuk mempercepat negosiasi kesepakatan dagang. Namun, langkah Telangana justru menambah gesekan di panggung politik India. Pertanyaannya, apakah penamaan jalan ini akan menjadi bumerang bagi upaya diplomasi Modi, atau justru memperkuat posisi tawar India di hadapan Trump?



