Milan Segel Target Utama: Gonçalo Ramos Buka Pintu ke San Siro
Baca dalam 60 detik
- AC Milan telah menghubungi agen Jorge Mendes untuk merekrut Gonçalo Ramos sebagai striker utama musim depan.
- Penyerang PSG itu terbuka pindah setelah kesulitan menjadi starter reguler di Paris, cocok dengan profil yang diinginkan pelatih Ruben Amorim.
- Negosiasi dengan PSG menjadi tantangan utama karena klub Prancis itu membayar €65 juta dan enggan melepas dengan harga murah.

AC Milan bergerak cepat di bursa transfer musim panas dengan menjadikan Gonçalo Ramos sebagai target utama lini depan. Langkah ini diikuti kontak langsung dengan agen sang pemain, Jorge Mendes, yang membuka peluang kepindahan penyerang Paris Saint-Germain (PSG) berusia 25 tahun itu ke San Siro.
Menurut laporan Sky Sport yang dikutip TuttoMercatoWeb, pendekatan Milan terhadap Mendes menandai percepatan signifikan dalam perburuan striker tengah. Langkah ini terjadi setelah diskusi langsung antara pelatih anyar Ruben Amorim dengan jajaran direksi klub. Amorim, yang baru saja mengambil alih kursi pelatih, menginginkan seorang ujung tombak bertipe fisik kuat, mampu memegang bola, dan tajam di kotak penalti—profil yang persis dimiliki Ramos.
Ramos bergabung dengan PSG dari Benfica pada 2023 dengan banderol sekitar €65 juta. Namun, di Paris, ia belum mampu menjadi starter mutlak, bersaing dengan nama-nama seperti Kylian Mbappé (sebelum hengkang) dan Randal Kolo Muani. Situasi ini membuat peluang menjadi figur sentral di proyek anyar Milan terasa menarik bagi pemain asal Portugal tersebut.
Kesediaan Ramos mempertimbangkan San Siro menjadi indikator awal yang krusial bahwa kesepakatan bisa terwujud. Namun, negosiasi dengan PSG akan menjadi tantangan terberat. Klub raksasa Ligue 1 itu tidak akan melepas Ramos dengan harga murah, mengingat investasi besar yang telah mereka keluarkan. Dengan Mendes sebagai fasilitator komunikasi dan keinginan pemain yang selaras dengan ambisi Rossoneri, fondasi kesepakatan mulai terbangun.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub besar Eropa seperti Milan membangun skuad di bawah pelatih baru. Strategi perekrutan yang terfokus pada satu profil pemain—bukan sekadar nama besar—menjadi pelajaran berharga bagi klub-klub di Liga 1 yang kerap tergoda membeli pemain tanpa kesesuaian taktik. Jika transfer ini berhasil, Ramos bisa menjadi ujung tombak yang membawa Milan kembali bersaing di papan atas Serie A dan Eropa.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah: berapa harga yang bersedia dibayar Milan? Dengan PSG yang dikenal keras dalam negosiasi, apakah Milan akan memecahkan rekor transfer klub demi mengamankan tanda tangan Ramos? Atau akankah mereka beralih ke target alternatif jika biaya terlalu tinggi?



