Fiorentina dan River Plate Sepakat, Lucas Beltran Ogah Pulang ke Argentina
Baca dalam 60 detik
- Fiorentina menyetujui transfer 50 persen hak ekonomi Lucas Beltran ke River Plate senilai 6 juta euro, namun sang pemain masih menolak kembali ke Amerika Selatan.
- Beltran, yang sempat dipinjamkan ke Valencia, lebih memilih bertahan di Eropa demi mengembangkan karier meski peluang bermain di Italia semakin terbatas.
- Sikap keras kepala pemain berusia 25 tahun itu menjadi kendala utama penyelesaian deal, dengan River Plate masih berupaya meyakinkannya.

Fiorentina dan River Plate telah mencapai kesepakatan transfer untuk Lucas Beltran, namun striker Argentina itu justru menolak pulang ke klub masa kecilnya. Meski kedua klub sudah berjabat tangan, sang pemain masih ngotot ingin berkarier di Eropa.
Beltran, 25 tahun, menghabiskan masa junior di River Plate sebelum menembus tim utama dan akhirnya dijual ke Fiorentina pada musim panas 2023 dengan banderol 19,7 juta euro. Namun petualangannya di Italia tidak berjalan mulus. Manajemen La Viola menilai performanya belum sesuai ekspektasi dan musim lalu memintanya mencari klub baru.
Alih-alih kembali ke Amerika Selatan, Beltran memilih bertahan di Eropa dengan menerima pinjaman ke Valencia. Di La Liga, ia mencatat tiga gol dan dua assist dalam 30 pertandingan kompetitif musim ini β angka yang tergolong biasa untuk seorang penyerang.
Kini, menurut laporan TyC Sports dan sejumlah media Argentina, Fiorentina telah menyepakati penjualan 50 persen hak ekonomi Beltran ke River Plate sebesar 6 juta euro. Dengan kata lain, kedua klub akan berbagi kepemilikan pemain, dan Fiorentina masih berhak atas 50 persen keuntungan dari penjualan di masa depan.
Masalahnya, Beltran belum memberikan lampu hijau. Ia masih berambisi membuktikan diri di Eropa dan menolak tawaran kembali ke Argentina. River Plate pun terus berusaha meyakinkan pemain yang sempat menjadi idola di Estadio Monumental itu bahwa langkah ini adalah yang terbaik bagi kariernya.
Bagi Fiorentina, melepas Beltran setengah harga memang bukan keputusan ideal, tetapi setidaknya mereka masih memiliki potensi keuntungan di kemudian hari. Sementara River Plate mendapatkan kembali pemain yang pernah menjadi produk akademi mereka dengan harga miring β asalkan sang pemain mau.
Kasus Beltran mengingatkan pada fenomena pemain Amerika Latin yang enggan pulang ke benua asal setelah merasakan atmosfer sepak bola Eropa. Bagi klub-klub Argentina, meyakinkan pemain untuk kembali seringkali lebih sulit daripada negosiasi antarklub.
Kisah Beltran masih menggantung. Akankah ia mengikuti kata hati dan bertahan di Eropa, atau akhirnya menuruti rencana River Plate? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah karier pemain yang sempat bersinar di Argentina itu.



