New Zealand Kokoh di Puncak, Latham dan Conway Bungkam Inggris di Trent Bridge
Baca dalam 60 detik
- Pembuka Selandia Baru, Tom Latham dan Devon Conway, sukses membangun kemitraan tanpa kehilangan wicket hingga 108 run saat makan siang pada hari pertama tes ketiga melawan Inggris.
- Kapten Inggris Ben Stokes mengakui tekanan terbesar dalam karier kepemimpinannya, dengan timnya berusaha menghindari kekalahan seri kandang pertama sejak 2021.
- Seri tiga pertandingan saat ini imbang 1-1 setelah Selandia Baru bangkit dari kekalahan di Lord's dengan kemenangan telak 253 run di The Oval.

Pasangan pembuka Selandia Baru, Tom Latham dan Devon Conway, tampil dominan pada sesi pagi hari pertama tes ketiga melawan Inggris di Trent Bridge, Nottingham, Kamis (25/6). Keduanya sukses membawa tim tamu ke posisi 108-0 tanpa kehilangan satu wicket pun saat jeda makan siang, memanfaatkan kondisi lapangan yang bersahabat dan cuaca cerah setelah memenangkan undian.
Latham, yang juga menjabat sebagai kapten, memimpin perjalanan innings dengan skor tak terkalahkan 60โcatatan setengah abad kedelapannya melawan Inggris dalam format tes. Sementara itu, Conway menyumbang 45 run tanpa memberikan peluang berarti kepada bowler tuan rumah. Ketangguhan kedua pemain ini menjadi pukulan awal bagi Inggris yang tengah berjuang keluar dari tekanan.
Keputusan taktis yang menarik datang dari kapten Inggris, Ben Stokes, yang memanggil pemain spin Shoaib Bashir pada over ke-11โpengenalan bowler spin paling awal pada hari pertama tes kandang Inggris dalam 18 tahun terakhir. Langkah ini mencerminkan keputusasaan Stokes untuk memecahkan kemitraan yang solid, namun belum membuahkan hasil hingga jeda.
Stokes sebelumnya mengakui bahwa ia belum pernah merasakan tekanan sebesar ini selama empat tahun memimpin tim. Inggris saat ini berusaha menghindari kekalahan seri kandang pertama sejak 2021, setelah mengalami kekalahan telak dalam Ashes musim dingin lalu. Situasi ini menambah beban psikologis bagi skuad tuan rumah yang tengah dalam masa transisi.
Seri tiga pertandingan saat ini berada dalam posisi imbang 1-1. Selandia Baru bangkit dari kekalahan di tes pertama di Lord's dengan kemenangan meyakinkan 253 run di The Oval. Kinerja apik Latham dan Conway pada pagi hari ini menjadi sinyal bahwa tim tamu berniat merebut keunggulan di pertandingan penentu ini.
Bagi penggemar kriket di Indonesia, pertandingan ini menyajikan tontonan strategi dan ketahanan mental yang jarang terlihat di olahraga lain. Dominasi pembuka Selandia Baru mengingatkan pada pentingnya fondasi kuat dalam membangun innings, sebuah pelajaran yang relevan bagi perkembangan kriket di tanah air yang masih mencari identitas.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Inggris mampu membalikkan keadaan pada sesi kedua atau justru Selandia Baru terus memperlebar keunggulan. Dengan kondisi lapangan yang masih mendukung batsman, tekanan kini berada di pundak Stokes dan para bowler untuk menemukan terobosan.



