Remaja Hilang di Lembah Tengkorak Bandung Ditemukan Selamat Berkat Bantuan Warga
Baca dalam 60 detik
- Azhar Nursyekha Kamal (15) dilaporkan hilang saat mendaki di Lembah Tengkorak, Bandung, pada Selasa (23/6).
- Tim SAR gabungan menerjunkan 74 personel dan drone thermal, namun korban justru ditemukan oleh seorang warga yang sedang berkebun.
- Korban dievakuasi dalam kondisi selamat dan operasi SAR resmi ditutup setelah dua hari pencarian.

Seorang remaja asal Cibiru, Kota Bandung, Azhar Nursyekha Kamal (15), yang dilaporkan hilang saat mendaki di jalur Lembah Tengkorak, Kabupaten Bandung, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat setelah dua hari pencarian intensif. Korban ditemukan di area perkebunan Sukasari, Cisalak, Kabupaten Subang, sekitar empat kilometer dari titik terakhir ia terlihat.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengungkapkan bahwa operasi pencarian melibatkan 74 personel gabungan yang dibagi ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Tim menyisir sejumlah jalur seperti Legok Jero, Kebon Kopi Lama, hingga Puncak Gunung Sangara. Selain penyisiran darat, tim juga mengoptimalkan penggunaan drone thermal untuk menjangkau area yang sulit diakses.
Namun, sebelum tim SAR menyelesaikan penyisiran lanjutan, korban lebih dulu ditemukan oleh seorang warga bernama Hanli yang sedang berkebun di Desa Sukasari. Hanli melihat Azhar dalam kondisi lemas namun selamat, dan segera melaporkan ke posko SAR. Temuan ini mengakhiri pencarian yang sempat mengkhawatirkan banyak pihak.
Menurut Ade Dian Permana, keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil sinergi dan koordinasi yang baik dari seluruh pihak. โAlhamdulillah, survivor berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,โ ujarnya, Rabu (24/6). Setelah ditemukan, Azhar langsung dievakuasi ke Posko SAR Gabungan untuk pemeriksaan kesehatan dan penanganan medis sebelum diserahkan kepada keluarganya.
Kronologi kejadian bermula pada Selasa (23/6) pagi, ketika Azhar melakukan registrasi di basecamp pendakian pukul 08.30 WIB. Ia terakhir terlihat sekitar pukul 12.00 WIB di kawasan Lembah Tengkorak. Rombongan pendaki lain yang memasuki kawasan pada waktu hampir bersamaan telah kembali ke basecamp pada pukul 15.00 WIB, namun Azhar tak kunjung muncul. Keluarga kemudian melaporkan kehilangan, dan tim SAR segera bergerak.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan dan kewaspadaan saat mendaki, terutama di jalur yang dikenal memiliki medan berat seperti Lembah Tengkorak. Meski berakhir selamat, kasus ini menyoroti perlunya pendaki selalu mematuhi protokol keselamatan, termasuk tidak mendaki sendirian dan membawa perlengkapan komunikasi yang memadai. Operasi SAR resmi ditutup pada hari ini, dan seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing.



