USM dan UKM Tembus Top 7 Dunia di THE Impact Rankings 2026, Bukti Nyata Perguruan Tinggi Malaysia Mendunia
Baca dalam 60 detik
- Universiti Sains Malaysia (USM) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) masuk jajaran tujuh universitas terbaik global dalam THE Impact Rankings 2026, mengungguli lebih dari 1.600 institusi.
- USM mempertahankan posisi nomor satu dunia untuk SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan), menegaskan keunggulan Malaysia dalam kolaborasi strategis internasional.
- Pencapaian ini memperkuat ambisi Malaysia menjadi pusat pendidikan tinggi kelas dunia dan menjadi tolok ukur bagi negara tetangga seperti Indonesia.

Dua universitas negeri Malaysia, Universiti Sains Malaysia (USM) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), berhasil menempati peringkat kelima dan ketujuh dunia dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026. Prestasi ini menempatkan Malaysia di peta global pendidikan tinggi, sekaligus membuktikan bahwa kontribusi sosial dan keberlanjutan menjadi tolok ukur penting selain riset dan pengajaran.
Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia, Datuk Seri Dr Zambry Abdul Kadir, mengumumkan capaian ini melalui unggahan Facebook pada Rabu (24/6). Menurutnya, USM menduduki peringkat kelima dan UKM peringkat ketujuh dari lebih dari 1.600 universitas yang dinilai dalam ajang tersebut. Peringkat ini didasarkan pada kontribusi institusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Yang menarik, USM berhasil mempertahankan posisi teratas dunia untuk SDG 17: Kemitraan untuk Tujuan. Ini menunjukkan kemampuan universitas Malaysia dalam memimpin kerja sama strategis internasional, sebuah aspek yang kerap menjadi tantangan bagi institusi di negara berkembang. Zambry menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan universitas Malaysia unggul tidak hanya dalam pengajaran dan riset, tetapi juga dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan agenda keberlanjutan global.
Bagi Indonesia, capaian ini menjadi cermin sekaligus tantangan. Meski beberapa perguruan tinggi Indonesia seperti Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada kerap masuk pemeringkatan global, belum ada yang menembus jajaran tujuh besar dalam THE Impact Rankings. Peringkat ini menekankan pentingnya integrasi SDGs dalam kurikulum dan riset, serta kolaborasi lintas sektor. Indonesia dapat belajar dari strategi USM dan UKM dalam membangun kemitraan global yang kuat, terutama dalam isu-isu keberlanjutan.
Zambry juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas, akademisi, peneliti, staf, dan mahasiswa atas kerja keras mereka. Ia berharap pencapaian ini menjadi pendorong untuk memperkuat keunggulan pendidikan tinggi nasional dan menjadikan Malaysia sebagai pusat pendidikan tinggi kelas dunia. βSemoga pencapaian ini menjadi kekuatan pendorong untuk memperkuat keunggulan pendidikan tinggi nasional dan menempatkan Malaysia sebagai pusat pendidikan tinggi kelas dunia,β ujarnya.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Indonesia mampu mengejar ketertinggalan dalam aspek dampak sosial dan keberlanjutan. Dengan jumlah universitas yang besar dan sumber daya melimpah, bukan tidak mungkin Indonesia bisa menyusul. Namun, diperlukan komitmen kuat dari pemerintah dan institusi untuk mengintegrasikan SDGs secara lebih mendalam, serta membangun kemitraan strategis yang setara dengan mitra global.



