Vietnam Wajibkan Cek Kesehatan Gratis Tahunan untuk Lansia Mulai 2026
Baca dalam 60 detik
- Pemerintah Vietnam menetapkan pemeriksaan kesehatan gratis tahunan bagi seluruh warga lanjut usia mulai tahun 2026.
- Target cakupan deteksi dan penanganan penyakit tidak menular seperti kanker dan demensia mencapai 90% pada 2030.
- Kebijakan ini mendorong pembentukan klub lansia, tim perawatan sukarela, dan fasilitas perawatan siang hari di tingkat komune.

Pemerintah Vietnam resmi mengamendemen program perawatan kesehatan nasional bagi warga lanjut usia, mewajibkan pemeriksaan medis tahunan gratis untuk semua warga senior mulai tahun 2026. Keputusan ini diteken oleh Wakil Perdana Menteri Phạm Thi Thanh Tra melalui Keputusan 1116, yang merevisi Keputusan 1579 sebelumnya dan memperbarui Program Perawatan Kesehatan Lansia Nasional hingga 2030.
Kebijakan ini tidak hanya memberikan hak pemeriksaan kesehatan berkala gratis, tetapi juga mewajibkan pencatatan riwayat kesehatan individu setiap penerima manfaat. Dengan demikian, setiap lansia di Vietnam akan memiliki data kesehatan yang terpantau secara berkelanjutan. Langkah ini menjadi salah satu upaya paling ambisius di kawasan Asia Tenggara dalam menangani populasi menua yang semakin cepat.
Program ini menetapkan target ambisius pada 2030, di mana setidaknya 90% warga lanjut usia harus mendapatkan deteksi, pengobatan, dan manajemen penyakit tidak menular, termasuk kanker, penyakit kardiovaskular, dan demensia. Selain itu, 90% unit administrasi tingkat komune diwajibkan membentuk setidaknya satu klub perawatan lansia dan satu tim perawatan sukarela. Seperlima dari unit tersebut juga diharapkan menjadi percontohan fasilitas perawatan siang hari bagi lansia.
Dalam hal infrastruktur, seluruh provinsi dan kota di Vietnam harus memiliki fasilitas perawatan lansia yang beroperasi di bawah model sosialisasi—artinya didanai swasta atau melalui kemitraan publik-swasta—pada 2030. Setiap daerah juga wajib memiliki rumah sakit geriatri khusus atau rumah sakit umum dengan departemen geriatri. Keputusan ini juga mendorong layanan perawatan berbasis digital yang memanfaatkan media sosial dan platform internet.
Kementerian Kesehatan Vietnam ditunjuk sebagai lembaga utama yang berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan kementerian terkait untuk merencanakan, mengelola staf, dan mengimplementasikan program ini secara nasional. Proyek perawatan lansia akan dimasukkan ke dalam rencana investasi publik jangka menengah dan tahunan kementerian, kemudian diserahkan kepada Kementerian Keuangan untuk dikonsolidasikan sebelum disampaikan kepada pemerintah.
Bagi Indonesia, kebijakan Vietnam ini menjadi contoh konkret bagaimana negara tetangga menyiapkan sistem kesehatan menghadapi populasi menua. Dengan jumlah lansia yang terus meningkat, Indonesia dapat mempelajari skema pembiayaan, integrasi layanan digital, dan keterlibatan sektor swasta dalam perawatan jangka panjang. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Indonesia akan mengikuti langkah serupa dalam waktu dekat, mengingat tekanan fiskal dan kesiapan infrastruktur kesehatan yang masih timpang.



