Gugur di Panggilan Kemanusiaan: Dua Prajurit TNI-Polri Tewas Selamatkan Siswa Tenggelam di Maluku
Baca dalam 60 detik
- Dua anggota TNI-Polri meninggal setelah terseret arus saat menolong seorang siswa yang melompat dari tebing di Pantai Nirun, Maluku Tenggara.
- Peristiwa terjadi saat rombongan SMP berwisata tanpa pengawasan guru; siswa nekat melompat dan kesulitan berenang akibat arus kencang.
- Kedua prajurit gugur dalam tugas kemanusiaan, mendapat penghormatan terakhir dari institusi masing-masing.

Dua prajurit dari TNI dan Polri gugur setelah berupaya menyelamatkan seorang siswa yang tenggelam di Pantai Nirun, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (21/6). Briptu Nanda Tutupoho, anggota Polda Maluku, dan Serda Rangga, prajurit TNI AU Lanud Dumatubun, tewas terseret arus dan dihantam ombak saat menjalankan aksi heroik tersebut.
Peristiwa bermula sekitar pukul 14.40 WIT ketika rombongan siswa SMP tengah berwisata di kawasan tebing Pantai Nirun Lear Ngursoin, Kecamatan Kei Kecil Selatan. Tanpa didampingi guru, para siswa naik ke tebing batu untuk berfoto. Salah seorang siswa, Opy Hanubun (16), nekat melompat dari atas tebing ke laut. Arus yang deras membuatnya kesulitan berenang dan berteriak meminta tolong.
Briptu Nanda dan Serda Rangga yang kebetulan berada di lokasi segera terjun ke laut. Namun ombak besar dan arus kuat di sekitar tebing membuat keduanya ikut terseret. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung bergerak bersama-sama melompat ke laut untuk membantu. Berkat kerja sama warga, siswa dan kedua prajurit berhasil dievakuasi ke darat.
Briptu Nanda mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Karek Sadsuitubun, sementara Serda Rangga meninggal sesaat setelah tiba di Puskesmas Danar. Keduanya sempat mendapatkan perawatan darurat sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Siswa yang diselamatkan dilaporkan dalam kondisi selamat dan telah mendapatkan perawatan.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya kedua prajurit. "Almarhum telah menunjukkan keberanian, kepedulian, dan pengabdian yang luar biasa kepada masyarakat. Tindakan yang dilakukan merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi dan menolong sesama manusia," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (22/6). Ia menambahkan bahwa pengorbanan tersebut menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri dan TNI.
Polda Maluku bersama jajaran TNI Angkatan Udara telah memberikan penghormatan terakhir kepada kedua almarhum serta mendampingi keluarga yang ditinggalkan. Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi aparat dalam tugas kemanusiaan, terutama di wilayah dengan kondisi alam ekstrem seperti Maluku. Ke depan, pengawasan terhadap kegiatan wisata pelajar di lokasi berbahaya perlu diperketat untuk mencegah tragedi serupa.



