Noskova Kalahkan Pegula di Final Berlin Open, Siap Tembus 10 Besar Dunia
Baca dalam 60 detik
- Linda Noskova merebut gelar pertamanya di lapangan rumput setelah mengalahkan Jessica Pegula di final Berlin Open.
- Kemenangan ini mengantarkan Noskova ke peringkat 10 besar WTA untuk pertama kalinya dalam kariernya.
- Final sempat tertunda karena cuaca ekstrem, memicu kritik terhadap penanganan penonton oleh panitia.

Petenis putri Republik Ceko, Linda Noskova, sukses menggondol gelar juara Berlin Open setelah menundukkan unggulan asal Amerika Serikat, Jessica Pegula, dalam pertarungan tiga set yang menegangkan, Minggu (21/6). Kemenangan ini sekaligus memastikan Noskova untuk pertama kalinya menembus jajaran 10 besar dunia.
Bermain sebagai unggulan kedelapan, Noskova menunjukkan ketenangan luar biasa di laga puncak. Ia merebut set pertama dengan skor 6-4 setelah memanfaatkan peluang break point ketiga. Pegula, yang merupakan juara bertahan edisi 2024, sempat bangkit dan memenangi set kedua 6-4 melalui pertarungan sengit. Namun, Noskova tampil lebih solid di set penentuan. Ia langsung melakukan break di awal dan menutup pertandingan dengan skor 6-3.
Gelar ini menjadi trofi kedua Noskova di ajang WTA Tour setelah sebelumnya ia menjuarai Adelaide International tahun lalu. Kini, petenis berusia 20 tahun itu dipastikan akan melesat ke peringkat 13 besar, bahkan berpotensi masuk ke posisi 10 besar saat peringkat baru dirilis. Bagi Pegula, kekalahan ini mengubur ambisinya untuk meraih gelar Berlin Open untuk kedua kalinya dalam tiga edisi, meski ia tampil impresif dengan mengalahkan petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka di semifinal.
Final yang berlangsung di Tennis Club am Rothenbaum itu sempat diwarnai insiden cuaca ekstrem. Hujan deras dan angin kencang memaksa panitia mengevakuasi penonton dari tribun. Proses evakuasi yang dianggap kurang tertib menuai kritik dari sejumlah pihak. Panitia penyelenggara kemudian menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Bagi penggemar tenis di Indonesia, prestasi Noskova menjadi pengingat akan pentingnya regenerasi di level puncak. Tenis putri dunia kini diramaikan oleh wajah-wajah baru seperti Noskova, yang mampu bersaing dengan para pemain mapan. Keberhasilannya di lapangan rumput juga membuka peluangnya untuk tampil kompetitif di Wimbledon, turnamen Grand Slam yang akan bergulir dalam waktu dekat.
Pertanyaan selanjutnya adalah, mampukah Noskova mempertahankan konsistensi setelah menembus 10 besar? Atau akankah Pegula bangkit kembali dan merebut gelar di turnamen berikutnya? Persaingan tenis putri musim ini masih panjang dan penuh kejutan.



