Bouzkova Tundukkan Navarro, Rebut Gelar Perdana di Lapangan Rumput
Baca dalam 60 detik
- Petenis Ceko Marie Bouzkova sukses mengatasi cedera pergelangan kaki untuk mengalahkan Emma Navarro di final Nottingham Open, sekaligus meraih gelar WTA pertamanya di lapangan rumput.
- Kemenangan ini menjadikan Bouzkova sebagai satu-satunya petenis putri yang mampu memenangkan gelar di tiga permukaan berbeda dalam satu musim, setelah sebelumnya juara di Bogota (tanah liat).
- Pertandingan diwarnai dua kali time-out medis untuk Bouzkova dan insiden penonton, namun ia tetap tampil tangguh di set penentuan.

Marie Bouzkova membuktikan ketangguhannya dengan menundukkan unggulan kedelapan Emma Navarro di final Nottingham Open, Minggu (16/6). Petenis Ceko berusia 27 tahun itu menang 7-6 (7-5), 4-6, 6-2 dalam laga yang berlangsung lebih dari dua jam, sekaligus mempersembahkan gelar WTA pertamanya di lapangan rumput.
Kemenangan ini terasa istimewa karena Bouzkova harus berjuang melawan cedera pergelangan kaki kanan yang dialaminya saat servis di kedudukan 6-5, 0-30 pada set pertama. Ia sempat memanggil fisioterapis dan menjalani perawatan di lapangan. Tak hanya itu, pertandingan juga sempat terhenti cukup lama karena adanya masalah medis di antara penonton. Meski sempat kehilangan set kedua, Bouzkova tampil dominan di set penentuan dengan melakukan break awal yang cukup untuk mengunci kemenangan.
Bagi Bouzkova, momen ini semakin manis karena sang ayah terbang jauh-jauh untuk menyaksikan pertandingan. Dalam pidato di lapangan, ia menyempatkan diri mengucapkan Selamat Hari Ayah. โIni adalah kemenangan spesial. Saya sangat senang bisa bermain di depan ayah saya,โ ujarnya.
Sementara itu, di nomor ganda putri, pasangan tuan rumah Harriet Dart dan Maia Lumsden sukses menaklukkan unggulan kedua Shuko Aoyama/Hao-Ching Chan dengan skor 6-3, 6-4. Ini menjadi gelar perdana bagi keduanya di turnamen WTA.
Di tempat lain, final Berlin Open antara Jessica Pegula dan Linda Noskova harus ditunda beberapa jam akibat badai petir. Penyelenggara bahkan mengungsikan penonton dari stadion karena cuaca ekstrem. Area publik yang berisi gerai makanan dilaporkan mengalami kerusakan parah dan ditutup untuk sementara. Sementara di Bad Homburg, petenis Inggris Katie Boulter harus mengakui keunggulan Leylah Fernandez dalam laga tiga set yang berlangsung 3 jam 14 menit. Fernandez sukses membalas kekalahan dari Boulter pekan lalu di Queen's.
Pencapaian Bouzkova di Nottingham menjadi sinyal bahwa persaingan di lapangan rumput musim ini semakin terbuka. Dengan gaya bermain all-court yang dimilikinya, mampukah ia menjadi ancaman serius di Wimbledon yang akan bergulir dalam waktu dekat?



