Rosie O'Donnell Siap Gantikan Jimmy Kimmel Selama Sepekan, Sinyal Perdamaian dengan Trump?
Baca dalam 60 detik
- Rosie O'Donnell akan menjadi pembawa tamu Jimmy Kimmel Live! mulai 17 Agustus, mengisi kekosongan saat Kimmel cuti dua bulan.
- Kimmel secara sarkastis menyebut O'Donnell sebagai favorit Trump, mengacu pada perseteruan panjang mereka sejak 2006.
- Langkah ini memicu spekulasi tentang dinamika politik di industri hiburan AS, termasuk dampaknya bagi penonton global.

Rosie O'Donnell, komedian berusia 64 tahun, akan mengisi kursi pembawa acara Jimmy Kimmel Live! selama sepekan mulai 17 Agustus. Keputusan ini diambil saat Jimmy Kimmel mengambil cuti dua bulan—kali ini secara sukarela, berbeda dengan September 2025 lalu ketika ABC menarik acaranya dari udara selama enam hari akibat komentar Kimmel tentang kematian Charlie Kirk.
Dalam montase yang ditayangkan pada episode 26 Juni, Kimmel mengumumkan jajaran pembawa tamu yang mencakup Tiffany Haddish, Colman Domingo, Ike Barinholtz, Anthony Anderson, Jelly Roll, dan O'Donnell. "Sebagai hadiah istimewa untuk panglima tertinggi kita, saya meminta salah satu favoritnya, Rosie O'Donnell, untuk hadir dan terus menghadirkan tawa," ujar Kimmel, disambut tawa dan tepuk tangan penonton. Ia menambahkan, "Sama-sama. Dan yang saya minta, Tuan Presiden, jangan lakukan hal bodoh saat saya pergi."
Kimmel merujuk pada perseteruan publik antara O'Donnell dan Presiden Donald Trump yang telah berlangsung sejak 2006. Semuanya bermula ketika Trump, yang saat itu memiliki kontes Miss USA, mengumumkan bahwa Miss USA Tara Conner boleh mempertahankan mahkotanya meski dituduh minum di bawah umur dan menggunakan kokain, dengan syarat menjalani rehabilitasi. O'Donnell mengkritik konferensi pers Trump sebagai aksi pencitraan dan secara bercanda membandingkannya dengan "penjual minyak ular di Little House on the Prairie" di acara The View.
Ketegangan memuncak pada Juli 2025 ketika Trump secara terbuka mengancam akan mencabut kewarganegaraan O'Donnell, meskipun secara konstitusional ia tidak memiliki wewenang untuk itu. O'Donnell, yang pernah menjadi panelis The View antara 2006–2007 dan kembali singkat pada 2014–2015, memutuskan pindah ke Irlandia pada Januari 2025 bersama anaknya, Clay (14), setelah pemilu AS 2024. Meski begitu, ia kembali ke AS pada 7 Juni untuk menghadiri Tony Awards di New York dan akan kembali bulan depan untuk pertunjukan Broadway solonya, Common Knowledge.
Bagi penonton di Indonesia, dinamika ini menarik karena mencerminkan bagaimana industri hiburan AS kerap menjadi panggung politik. Sindiran Kimmel terhadap Trump mengingatkan pada gaya humor kritis yang lazim di talk show malam AS, namun jarang ditemui di televisi Indonesia. Selain itu, kepindahan O'Donnell ke Irlandia pasca-pemilu 2024 menjadi contoh bagaimana figur publik merespons perubahan politik—sebuah fenomena yang juga diamati di Indonesia pasca-Pilkada.
O'Donnell sendiri mengonfirmasi kabar ini melalui Instagram dengan mengunggah tangkapan layar artikel People dan menulis, "And I can't wait !!! #jimmykimmellive." Meski Kimmel tidak menyebutkan tanggal pastinya saat pengumuman, perwakilan O'Donnell mengonfirmasi kepada Entertainment Weekly bahwa ia akan memandu mulai Senin, 17 Agustus.
Kehadiran O'Donnell di panggung Kimmel Live! tidak hanya menjadi tontonan hiburan, tetapi juga ujian apakah perseteruan lama dengan Trump akan kembali memanas atau justru mereda. Dengan Kimmel yang secara terbuka meminta Trump untuk "tidak melakukan hal bodoh", publik menanti apakah presiden AS akan merespons—atau justru mengabaikan sindiran tersebut.



