Tato Spider-Man di Kaki Tom Holland Bikin Repot Tim VFX Film Terbaru
Baca dalam 60 detik
- Tom Holland memiliki tato logo Spider-Man di telapak kaki yang muncul dalam adegan tanpa busana di film 'Spider-Man: Brand New Day', memaksa tim efek visual menghapusnya secara digital.
- Adegan tersebut memerlukan pengambilan gambar dengan Holland bergelantungan terbalik di gedung, dan tato yang terlihat di telapak kaki menjadi masalah kontinuitas yang baru terdeteksi saat pasca-produksi.
- Kedekatan Holland dengan Zendaya, yang juga istrinya di kehidupan nyata, membantu proses syuting adegan emosional, menunjukkan peningkatan keterlibatan sang aktor dalam pengembangan film.

Sebuah tato kecil di telapak kaki Tom Holland nyaris mengganggu kesinambungan visual film terbaru Spider-Man. Logo laba-laba yang ia dapatkan setelah film pertama justru muncul di adegan kunci saat karakternya bergelantungan tanpa busana di sisi gedung, memaksa tim efek visual bekerja ekstra untuk menghilangkannya.
Dalam acara penggemar global di Museum STRAAT, Amsterdam, 17 Juni lalu, Holland menceritakan kejadian tersebut kepada influencer Taya Miller. Tato bergambar emblem Spider-Man dari film pertama itu membentang di seluruh telapak kakinya. Saat syuting adegan tanpa pakaian yang mengharuskannya bergelantungan terbalik, tato itu terekam jelas dalam pengambilan gambar akhir.
“Di rapat VFX, semua orang bilang, ‘Oke, kabel sudah dihilangkan, hasilnya bagus.’ Tapi tato di telapak kaki saya masih terlihat,” ujar Holland. “Mereka akhirnya menghapusnya, tapi sempat ada kekhawatiran saat melihat hasil akhir.” Tim efek visual harus melukis ulang (paint out) bagian tersebut secara digital agar tidak mengganggu ilusi bahwa sang pahlawan benar-benar telanjang.
Film Spider-Man: Brand New Day mengambil latar setelah peristiwa No Way Home, di mana seluruh dunia tidak lagi mengingat bahwa Peter Parker adalah Spider-Man. Holland kembali beradu peran dengan Zendaya yang memerankan MJ, dan dalam kehidupan nyata keduanya telah menikah. Kedekatan itu, menurut Holland, sangat membantu saat syuting adegan-adegan emosional.
“Ada satu adegan penting di film ini. Saya menatap Zendaya dan bertanya, ‘Menurutmu adegan ini berhasil?’ Dia balas menatap dan berkata, ‘Sepertinya tidak…’” kenang Holland dalam wawancara dengan Empire awal bulan ini. “Jika saya tidak memiliki hubungan seperti ini dengannya, saya tidak akan pernah berani bertanya seperti itu kepada aktris lain setelah close-up-nya.”
Zendaya menambahkan bahwa momen itu menunjukkan betapa besar perkembangan mereka sejak pertama kali memerankan karakter tersebut pada 2017. “Dulu kami masih sangat muda dan tidak terlalu terlibat. Film sudah terbentuk sebelum kami mulai. Tapi sekarang Tom sangat terhubung dengan film-film ini. Dia terlibat dalam setiap keputusan, menghadirkan kembali karakter-karakter ini ke layar. Anda akan kesulitan menemukan orang yang lebih memahami film ini darinya,” ujar Zendaya.
Bagi penggemar Marvel di Indonesia, cerita di balik layar ini menambah lapisan baru dalam apresiasi terhadap film superhero. Selain tantangan teknis VFX, keterlibatan emosional aktor utama menjadi nilai tambah yang jarang terungkap. Pertanyaannya, akankah tato ikonik itu kembali muncul di sekuel berikutnya—atau tim VFX sudah siap dengan solusi permanen?



