Allegri Dorong Napoli Datangkan Gila, Lucca Jadi Uang Tukar
Baca dalam 60 detik
- Napoli dan Lazio terlibat negosiasi transfer bek Mario Gila dengan nilai โฌ30 juta, namun selisih harga mendorong opsi tukar pemain.
- Lorenzo Lucca, striker yang dipinjamkan ke Nottingham Forest musim lalu, diusulkan sebagai bagian dari kesepakatan untuk memuluskan transfer.
- Kehadiran Massimiliano Allegri sebagai pelatih baru Napoli menjadi daya tarik bagi Gila yang juga diminati Milan dan Bournemouth.

Napoli bergerak cepat di bursa transfer musim panas dengan menyiapkan skema kreatif untuk mengamankan tanda tangan bek tengah Lazio, Mario Gila. Klub asal Naples itu disebut siap memasukkan nama penyerang Lorenzo Lucca sebagai alat tukar guna menjembatani perbedaan harga yang mencapai โฌ30 juta.
Menurut laporan jurnalis Sky Sport, Manuele Baiocchini, Gila menjadi salah satu bek paling diburu pada jendela transfer kali ini. Selain Napoli, AC Milan dan Bournemouth juga dikabarkan tertarik. Namun, posisi Napoli disebut paling unggul berkat peran pelatih anyar mereka, Massimiliano Allegri, yang disebut-sebut menjadi alasan utama Gila mendorong kepindahan ke Stadio Diego Armando Maradona.
Kendala utama negosiasi terletak pada angka. Presiden Lazio, Claudio Lotito, membanderol Gila sebesar โฌ30 jutaโangka yang dinilai terlalu tinggi oleh Napoli mengingat kontrak pemain asal Spanyol itu baru akan berakhir pada Juni 2027. Dengan sisa kontrak yang masih panjang, Lazio merasa memiliki posisi tawar yang kuat.
Di sinilah opsi pertukaran pemain menjadi relevan. Lorenzo Lucca, striker jangkung yang musim lalu menjalani masa peminjaman di Nottingham Forest, dianggap tidak masuk dalam rencana Allegri untuk musim depan. Sebaliknya, Lazio yang akan dilatih Gennaro Gattuso sangat membutuhkan amunisi baru di lini depan. Lucca bisa menjadi solusi yang saling menguntungkan.
Jika kedua klub berhasil menyepakati struktur finansial dari formula pertukaran ini, kesepakatan bisa terwujud dalam beberapa hari ke depan. Namun, persaingan masih terbuka. Minat dari klub-klub asing, termasuk Bournemouth yang kini ditangani pelatih asal Italia, bisa menjadi batu sandungan. Bagi Napoli, mendatangkan Gila adalah prioritas untuk memperkokoh pertahanan di bawah arahan Allegri.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik dicermati karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa mulai menggunakan strategi tukar tambah pemain untuk mengatasi keterbatasan finansial. Di tengah ketatnya regulasi keuangan UEFA, pendekatan seperti ini bisa menjadi tren baru yang juga berpotensi diadopsi oleh klub-klub Asia, termasuk Indonesia, dalam bursa transfer mendatang.
Pertanyaan selanjutnya: akankah Lotito bersedia menurunkan permintaan harga atau menerima paket pemain plus uang? Atau justru Gila akan memilih petualangan baru di Premier League? Keputusan dalam beberapa hari ke depan akan menentukan arah karier bek muda Spanyol itu.



