Messi Hattrick Antar Argentina ke Puncak, Rekor Gol Piala Dunia Terpecahkan
Baca dalam 60 detik
- Lionel Messi mencetak hattrick dalam laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Aljazair, membawa Argentina menang 3-0.
- Dengan tiga gol tersebut, Messi menyamai rekor 16 gol Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
- Penampilan emosional Messi, yang menangis setelah gol pertama, menandai awal kampanye keenamnya di Piala Dunia di usia 39 tahun.

Lionel Messi kembali membuktikan dirinya sebagai pemain terbaik sepanjang masa dengan hattrick spektakuler yang membawa Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 dalam laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di Kansas City, Amerika Serikat. Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan status juara bertahan, tetapi juga menempatkan Messi sejajar dengan legenda Jerman Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen dengan 16 gol.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Arrowhead tersebut menyaksikan performa luar biasa Messi yang, meski berusia 39 tahun, masih mampu menunjukkan kecepatan dan ketajaman seperti masa mudanya. Gol pertama tercipta pada menit ke-17 melalui tembakan kaki kiri jarak jauh yang tak mampu dihalau kiper Aljazair, Luca Zidane. Messi kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-60 dengan penyelesaian tenang di dalam kotak penalti, sebelum menuntaskan hattrick pada menit ke-76 dengan tendangan terukur ke pojok gawang.
Pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic, mengakui kehebatan Messi. โKelas itu permanen. Kami tidak berbicara tentang pemain biasa. Dia telah melakukan hal-hal luar biasa selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun,โ ujarnya. Sementara itu, kapten Aljazair Riyad Mahrez yang masuk sebagai pemain pengganti juga memberikan pujian: โMereka punya Messi; itu yang membuat segalanya berbeda.โ
Penampilan Messi kali ini terasa istimewa karena ia menangis setelah mencetak gol pertama dan kembali meneteskan air mata setelah peluit akhir. Messi mengaku tangisannya tidak terkait dengan sepak bola. โBeberapa hari terakhir cukup berat bagi saya. Saya berterima kasih kepada seluruh tim karena mereka selalu mendukung saya,โ katanya. Pelatih Argentina Lionel Scaloni pun terharu saat menarik Messi keluar pada menit ke-80, memberikan tepuk tangan meriah dari seluruh stadion.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, performa Messi menjadi pengingat akan pentingnya sosok pemain bintang dalam sebuah tim. Meski Argentina memiliki skuad bertabur bintang seperti Julian Alvarez dan Enzo Fernandez, peran Messi tetap sentral. Alexis Mac Allister, rekan setim Messi, menegaskan, โJika ada yang mengira tim ini lebih baik tanpa Leo, hari ini jelas bahwa dia adalah pemain terpenting. Kami harus membangun tim di sekelilingnya.โ
Messi sendiri mengaku masih menikmati setiap momen di lapangan. โSaya hanya suka bermain sepak bola. Itu hasrat saya sejak kecil. Selama saya bisa dan fit, saya akan terus bermain,โ ujarnya. Dengan rekor yang telah diraih, Messi menegaskan bahwa statistik bukanlah segalanya. โIni hanya statistik. Saya bangga bisa bersaing dengan mereka, tapi itu tidak berarti apa-apa.โ
Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bahwa Messi belum habis. Setelah sempat pensiun dari tim nasional pada 2016, ia kembali dan membawa Argentina juara Piala Dunia 2022. Kini, di usianya yang mendekati 40 tahun, ia masih menjadi andalan. Scaloni menambahkan, โMessi akan selalu menjadi yang terhebat sepanjang masa. Akan sangat sulit bagi siapa pun untuk menandinginya.โ
Dengan kemenangan ini, Argentina memuncaki klasemen Grup C. Langkah selanjutnya akan menentukan apakah Messi mampu membawa pulang trofi kedua secara beruntun. Pertanyaan besarnya: mampukah Messi terus mempertahankan performa ini hingga akhir turnamen?



