Dominasi Babak Pertama: Amerika Serikat Lolos ke 32 Besar Usai Taklukkan Australia 2-0
Baca dalam 60 detik
- Malik Tillman bermain penuh saat Amerika Serikat menang 2-0 atas Australia di Seattle, memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia.
- Dua gol tercipta di babak pertama: gol bunuh diri Cameron Burgess dan sundulan Alex Freeman, setelah Christian Pulisic absen karena cedera.
- Australia kesulitan menembus pertahanan AS meski tampil lebih agresif di babak kedua, sementara AS mengelola keunggulan dengan tenang.

Tim nasional Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia setelah menundukkan Australia 2-0 dalam laga kedua Grup D di Seattle Stadium, Selasa (25/6) waktu setempat. Kemenangan ini membuat AS mengoleksi enam poin dan tak tergoyahkan di puncak klasemen.
Duel antara dua tim yang sama-sama menang di laga perdana ini berlangsung sengit sejak menit awal. Tanpa Christian Pulisic yang cedera betis, pelatih Gregg Berhalter menurunkan Ricardo Pepi sebagai ujung tombak. Australia melakukan dua perubahan dengan menyimpan pencetak gol kemenangan atas Turki, Nestory Irankunda dan Connor Metcalfe, di bangku cadangan.
Australia sempat mengancam melalui Mohamed Tourรฉ yang memanfaatkan kesalahan umpan AS, namun kiper Matt Freese masih bisa menggagalkan peluang. Perlahan AS mengambil alih kendali permainan. Pada menit ke-11, Antonee Robinson melepaskan umpan terobosan kepada Folarin Balogun yang menusuk dari sisi kiri. Umpan silang Balogun mengenai bek Australia Cameron Burgess dan masuk ke gawang sendiri.
Dominasi AS berlanjut dan berbuah gol kedua jelang turun minum. Robinson mengambil tendangan bebas dari sayap kanan, bola disambut Sergiรฑo Dest yang melepaskan tembakan. Bola mengenai Harry Souttar dan melambung, lalu Alex Freeman dengan sigap menyundul bola masuk ke gawang. Wasit sempat mengangkat bendera offside, tetapi VAR memastikan gol sah.
Di babak kedua, AS tetap mengancam. Balogun nyaris mencetak gol pada menit ke-52, tetapi ragu-ragu sehingga bek Australia Alessandro Circati berhasil memblok. Australia yang tertinggal mencoba meningkatkan tekanan. Metcalfe yang masuk sebagai pemain pengganti melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti pada menit ke-65, namun masih tepat mengarah ke Freese. Meski lebih banyak menguasai bola, Australia gagal menembus pertahanan solid AS.
Bagi Indonesia, performa AS ini menjadi catatan menarik. Dengan skuad yang dihuni pemain-pemain muda seperti Tillman dan Freeman, AS menunjukkan kedalaman tim yang impresif. Jika Indonesia ingin bersaing di level Asia, pengembangan pemain muda dan pengalaman di turnamen besar menjadi kunci. Keberhasilan AS melaju cepat juga mengingatkan pentingnya transisi cepat dari pertahanan ke serangan, sesuatu yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi timnas Indonesia.
Kemenangan ini memastikan AS melaju ke babak 32 besar dengan satu pertandingan tersisa. Sementara itu, Australia harus menang di laga terakhir melawan Turki jika ingin lolos. Pertanyaan besarnya: mampukah Australia bangkit, atau justru AS akan menjadi kuda hitam di turnamen ini?



