AC Milan Gagal Gaet Rangnick, Empat Nama Masuk Daftar Direktur Olahraga
Baca dalam 60 detik
- Ralf Rangnick batal bergabung karena menuntut kendali penuh, membuat Milan mencari alternatif direktur olahraga.
- Empat kandidat utama meliputi Devin Ozek (Fenerbahce), Jovan Kirovski (Milan Futuro), Ramon Planes, dan Markus Krösche.
- Pelatih anyar seperti Matthias Jaissle dan Ruben Amorim juga mulai santer dikaitkan dengan kursi kepelatihan Rossoneri.

AC Milan kembali menghadapi kebuntuan dalam restrukturisasi manajemen klub setelah negosiasi dengan Ralf Rangnick gagal mencapai kata sepakat. Pelatih timnas Austria itu menginginkan wewenang penuh atas proyek klub, termasuk pemilihan pelatih dan direktur baru—syarat yang dinilai terlalu besar oleh manajemen Rossoneri. Kini, klub asal Lombardy itu harus berputar haluan dengan menyusun daftar kandidat baru untuk posisi direktur olahraga.
Menurut laporan Tuttosport, Zlatan Ibrahimovic—yang kini menjabat penasihat RedBird Capital—mendorong promosi Jovan Kirovski dari Milan Futuro, tim cadangan yang baru dibentuk, ke posisi direktur olahraga tim utama. Langkah ini dianggap sebagai upaya mempertahankan kontinuitas visi klub dari dalam. Namun, Sky Sport dan Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa kandidat utama justru berasal dari luar: Devin Ozek, direktur olahraga Fenerbahce yang sudah dua kali bertemu dengan Ibrahimovic dan pemilik klub Gerry Cardinale.
Selain Ozek, dua nama lain juga masuk radar Milan. Ramon Planes, yang baru saja meninggalkan Al Ittihad, dan Markus Krösche dari Eintracht Frankfurt disebut sebagai opsi yang realistis. Planes dikenal luas berkat jejaknya di Barcelona dan Real Betis, sementara Krösche sukses membangun Frankfurt sebagai kekuatan baru di Bundesliga. Kombinasi pengalaman dan jaringan mereka dinilai bisa membawa angin segar bagi manajemen Milan yang tengah carut-marut setelah pemecatan Igli Tare, Giorgio Furlani, dan Geoffrey Moncada pada akhir musim 2025-26.
Di sisi bangku pelatih, Milan juga belum menentukan pilihan. Matthias Jaissle dan Ruben Amorim disebut-sebut sebagai kandidat terkuat dalam beberapa hari terakhir. Sementara itu, Oliver Glasner—mantan pelatih Crystal Palace—dilaporkan telah menyetujui kontrak dua tahun, namun masih menunggu respons final dari manajemen Rossoneri. Situasi ini menunjukkan bahwa Milan tidak hanya merombak lini direktur, tetapi juga bersiap mengganti pelatih kepala untuk musim depan.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, dinamika di AC Milan ini menarik untuk diikuti. Klub sebesar Milan kerap menjadi barometer transfer pemain dan pelatih yang berdampak pada bursa global. Jika Milan akhirnya menunjuk direktur olahraga baru, kebijakan transfer mereka bisa berubah drastis—termasuk kemungkinan merekrut pemain dari Asia atau bahkan Indonesia. Namun, tanpa kepastian di posisi kunci, Milan berisiko tertinggal dalam persaingan Serie A dan Eropa.
Ke depan, keputusan Milan akan menentukan arah klub dalam beberapa musim ke depan. Apakah mereka akan memilih figur internal seperti Kirovski yang menjamin stabilitas, atau merekrut eksekutif berpengalaman seperti Ozek atau Planes yang bisa membawa perubahan cepat? Jawabannya mungkin akan terungkap dalam beberapa pekan mendatang, seiring dengan dimulainya persiapan musim baru.



