Roma Incar Bek Nottingham Forest Savona, Alternatif Lebih Terjangkau dari Zappacosta
Baca dalam 60 detik
- Roma membidik Nicolò Savona dari Nottingham Forest sebagai opsi bek kanan jelang Liga Champions, dengan nilai transfer lebih realistis dibanding target utama Davide Zappacosta.
- Savona, mantan pemain Juventus, bergabung dengan Forest seharga €13 juta musim lalu dan berpeluang hengkang di bursa musim panas ini.
- Keterbatasan finansial akibat perjanjian UEFA membuat Roma harus cermat memilih pemain, dan Savona dinilai lebih mudah didatangkan daripada Zappacosta yang dibanderol tinggi Atalanta.

AS Roma tengah memperluas opsi perburuan pemain di sektor sayap kanan menjelang kembalinya mereka ke Liga Champions musim depan. Klub ibu kota Italia itu dikabarkan melirik Nicolò Savona, bek kanan milik Nottingham Forest, sebagai alternatif yang lebih terjangkau ketimbang target utama Davide Zappacosta.
Menurut laporan Il Messaggero yang dikutip TuttoMercatoWeb, Savona berpotensi meninggalkan Forest pada bursa transfer musim panas ini. Situasi itu membuka peluang bagi Roma yang harus mematuhi aturan keuangan UEFA terkait perjanjian penyelesaian (settlement agreement) sebelum akhir Juni. Dengan kata lain, Giallorossi perlu berhemat dan mencari pemain dengan nilai transfer yang tidak membebani neraca keuangan.
Savona, 21 tahun, merupakan produk akademi Juventus sebelum dijual ke Nottingham Forest musim lalu dengan nilai transfer €13 juta. Bek kanan itu memiliki pengalaman bermain di Serie A bersama Juventus dan sempat dipinjamkan ke klub lain sebelum pindah ke Inggris. Keakraban dengan sepak bola Italia dinilai menjadi nilai tambah jika ia kembali ke Serie A.
Selain Savona, Roma juga mempertimbangkan Davide Zappacosta, bek sayap Atalanta yang sudah tidak asing bagi pelatih Gian Piero Gasperini. Keduanya pernah bekerja sama di Bergamo, sehingga secara personal Gasperini mengenal betul kemampuan Zappacosta. Namun, Atalanta diprediksi akan mematok harga tinggi untuk pemain berusia 31 tahun tersebut, membuat negosiasi menjadi lebih rumit. Di sisi lain, Savona yang lebih muda dan berpotensi hengkang dengan harga lebih murah menjadi opsi yang lebih realistis.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Roma di bursa transfer ini menarik untuk diikuti karena klub Serie A kerap menjadi tujuan pemain Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Meski belum ada kaitan langsung dengan pemain Tanah Air, strategi belanja klub Italia yang mulai berhemat bisa menjadi sinyal bahwa liga Italia semakin berhati-hati dalam pengeluaran, sejalan dengan regulasi UEFA. Jika Savona resmi berseragam Roma, ia akan bersaing dengan pemain seperti Rick Karsdorp dan Zeki Çelik untuk mengisi pos bek kanan.
Gasperini sendiri optimistis dapat memperkuat skuad yang musim lalu finis di posisi ketiga Serie A. Dengan tambahan amunisi di lini belakang, Roma berharap bisa tampil kompetitif di Liga Champions sekaligus mempertahankan performa di domestik. Pertanyaannya, mampukah Roma merealisasikan transfer Savona di tengah keterbatasan finansial, atau justru akan beralih ke opsi lain yang lebih murah?



