David Harbour Bantah Rumor Konflik dengan Millie Bobby Brown: Kami Justru Siapkan Proyek Bareng
Baca dalam 60 detik
- David Harbour membantah laporan soal pengaduan pelecehan dari Millie Bobby Brown, menyebutnya sebagai kesalahpahaman yang dibesar-besarkan.
- Keduanya mengaku tetap memiliki hubungan erat dan tengah merencanakan kolaborasi baru setelah Stranger Things berakhir.
- Harbour menilai konflik kecil dalam hubungan kerja panjang adalah hal wajar, namun seringkali dipelintir oleh media dan pihak luar.

David Harbour, aktor yang memerankan Jim Hopper dalam serial Stranger Things, dengan tegas membantah kabar bahwa ia dilaporkan melakukan pelecehan dan perundungan terhadap lawan mainnya, Millie Bobby Brown. Dalam wawancara terbaru dengan Variety, Harbour menyebut pemberitaan tersebut sebagai "hal aneh yang muncul dengan cara yang tidak biasa" dan menegaskan bahwa hubungannya dengan Brown justru sangat erat.
Kabar mengejutkan itu beredar menjelang produksi musim terakhir Stranger Things, memicu spekulasi tentang ketegangan di balik layar. Namun, Harbour mengklarifikasi bahwa dirinya dan Brown—yang kini berusia 22 tahun—telah bekerja sama selama satu dekade, melewati masa-masa formatif Brown sebagai remaja. "Kami punya ikatan khusus. Aku mencintainya, dia mencintaiku," ujar Harbour. Ia bahkan mengisyaratkan bahwa keduanya tengah merencanakan proyek bersama di masa depan. "Kamu akan melihat lebih banyak lagi aku dan Millie—10 tahun saja tidak cukup."
Harbour menjelaskan bahwa dalam hubungan kerja yang berlangsung lama, perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah. "Orang-orang punya keluarga dan teman yang sering bertengkar, lalu kembali bersama. Masalahnya, ketika menyangkut proyek bernilai miliaran dolar, ada ratusan orang yang ingin ikut campur," katanya. Menurut Harbour, begitu semua pihak luar disingkirkan, dirinya dan Brown mampu menyelesaikan masalah dengan mudah melalui komunikasi langsung. "Ini hanya soal rupture-and-repair yang sederhana. Begitu kami bicara dari hati ke hati, semuanya baik-baik saja."
Ia juga menyayangkan budaya media saat ini yang kerap memotong pernyataan menjadi sekadar sound bite dan membuat orang takut menjadi manusiawi. "Sangat disayangkan, karena aku tidak tahu cara menghadapi dunia media yang aneh ini. Tapi yang terjadi benar-benar normal, dan kami saling menyayangi, selalu seperti itu," tegasnya.
Millie Bobby Brown pun angkat bicara melalui surel kepada Variety, menegaskan rasa terima kasihnya kepada Harbour. "Jelas aku banyak berubah dari Musim 1 ke Musim 5, dan David ada di sana selama semua itu. Seiring waktu, hubungan kami menjadi lebih kolaboratif secara kreatif. Bekerja dengan seseorang selama bertahun-tahun memungkinkan kami saling mendorong secara emosional dalam setiap adegan. Meski serial ini sudah berakhir, masih ada banyak rasa syukur. Bisa berbagi pengalaman itu dengannya selama bertahun-tahun adalah sesuatu yang akan selalu kuingat dan kuhargai," tulis Brown.
Bagi penggemar Stranger Things di Indonesia, klarifikasi ini tentu melegakan. Serial Netflix tersebut memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air, dan hubungan hangat antara Hopper dan Eleven menjadi salah satu daya tarik emosional utama. Dengan berakhirnya musim kelima yang dijadwalkan rilis tahun 2025, kabar tentang kolaborasi baru Harbour dan Brown justru membuka peluang bagi proyek-proyek menarik yang mungkin bisa dinikmati penonton Indonesia. Akankah keduanya kembali memerankan karakter ayah-anak, atau justru bereksperimen dengan genre lain? Yang jelas, ikatan mereka telah teruji oleh waktu dan gosip.



