Seth Rogen Tegaskan Tak Akan Rekonsiliasi dengan James Franco: Persahabatan Berakhir
Baca dalam 60 detik
- Seth Rogen mengakui sudah lama tidak berkomunikasi dengan James Franco dan menegaskan tidak berniat bekerja sama lagi.
- Keretakan hubungan dipicu oleh tuduhan pelecehan seksual terhadap Franco yang berujung pada penyelesaian hukum senilai $2 juta.
- Franco sebelumnya menyatakan persahabatan mereka telah berakhir, meskipun ia mengaku sudah berusaha memperbaikinya.

Aktor Seth Rogen secara terbuka menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk menjalin kembali komunikasi dengan mantan sahabat sekaligus rekan kerja lamanya, James Franco. Dalam wawancara terbaru dengan The New York Times, Rogen mengaku sudah lama tidak berbicara dengan Franco dan tidak berniat untuk bekerja sama lagi di masa depan.
Rogen dan Franco dikenal sebagai duet komedi yang sukses lewat sejumlah film seperti Pineapple Express, This Is the End, dan Sausage Party. Namun, hubungan profesional dan personal mereka runtuh setelah Franco dituduh melakukan perilaku seksual tidak pantas oleh sejumlah perempuan pada 2018. Tuduhan tersebut memicu gelombang kritik publik dan berujung pada penyelesaian hukum senilai $2 juta pada 2021.
Dalam wawancaranya, Rogen menekankan bahwa ia enggan membahas detail hubungan pribadinya dengan Franco secara mendalam. "Saya benar-benar merasa nuansa masalah ini terlalu pribadi untuk saya bahas sekarang," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa tidak ada yang berubah sejak terakhir kali ia berbicara tentang topik ini, dan bukti nyata adalah ia sudah bertahun-tahun tidak bekerja dengan Franco.
Rogen juga menyoroti pentingnya hubungan yang saling mendukung dan komunikasi terbuka dalam persahabatan. Ia mengaku tumbuh di lingkungan yang tidak kompetitif dan terbiasa berbagi perasaan. "Ketika saya melihat orang-orang yang memiliki hubungan buruk, saya perhatikan mereka seolah mencari alasan untuk tidak bersikap baik satu sama lain," katanya.
Sementara itu, Franco sebelumnya mengakui bahwa persahabatannya dengan Rogen telah berakhir. Dalam wawancara dengan Variety pada 2021, Franco menyatakan, "Saya belum bicara dengan Seth. Saya mencintainya, kami melewati 20 tahun yang hebat bersama, tapi saya rasa ini sudah berakhir. Bukan karena kurang berusaha." Pernyataan itu menunjukkan bahwa Franco telah berupaya memperbaiki hubungan, namun tidak membuahkan hasil.
Kasus ini menjadi pengingat bagaimana tuduhan pelecehan seksual dapat menghancurkan hubungan personal dan profesional di industri hiburan. Bagi publik Indonesia, kisah ini relevan mengingat maraknya gerakan #MeToo yang juga bergema di Tanah Air. Banyak figur publik di Indonesia yang menghadapi konsekuensi serupa setelah tuduhan pelecehan muncul, menunjukkan bahwa isu ini bersifat universal.
Ke depan, pertanyaan yang mengemuka adalah apakah Franco mampu membangun kembali kariernya di Hollywood setelah skandal ini. Sementara Rogen terus melaju dengan proyek-proyek barunya, termasuk serial The Studio, masa depan Franco masih diselimuti ketidakpastian. Akankah ada ruang untuk rekonsiliasi di kemudian hari, ataukah babak baru dalam hidup mereka telah benar-benar tertutup?



