Victor Entertainment Buka Label Musik Regional di Kitakyushu, Tantang Dominasi Tokyo
Baca dalam 60 detik
- Victor Entertainment meluncurkan label Steeling Sound di Kitakyushu untuk menggali dan membina musisi lokal tanpa harus pindah ke Tokyo.
- Proyek ini merupakan kemitraan dengan pemerintah kota setempat, menawarkan dukungan panggung dan promosi bagi kreator lintas bidang.
- Langkah ini bisa menjadi model bagi industri musik Indonesia yang juga menghadapi sentralisasi di Jakarta.

Victor Entertainment, salah satu rumah musik terbesar di Jepang, memutuskan untuk memindahkan pusat gravitasi industrinya keluar dari Tokyo. Melalui proyek revitalisasi regional di Kitakyushu, perusahaan ini meluncurkan label baru bernama Steeling Sound yang khusus menjaring dan mengembangkan musisi serta kreator di luar ibu kota.
Langkah ini bukan sekadar upaya mencetak musisi profesional. Menurut Victor Entertainment, proyek ini dirancang untuk memadukan kekuatan perusahaan dalam "menyampaikan musik" dengan "kekuatan manusia dan budaya" yang dimiliki komunitas lokal. Tujuan akhirnya adalah membangun ekosistem di mana orang bisa berkarya dan tampil langsung tanpa harus bermigrasi ke Tokyo, yang selama ini menjadi pusat peluang musik Jepang.
Pada 28 Mei lalu, Victor Entertainment dan Pemerintah Kota Kitakyushu menandatangani perjanjian kerja sama. Kota yang mempromosikan diri sebagai "kota lagu" ini akan menyediakan kesempatan pentas dan dukungan publikasi. Presiden Victor Entertainment, Akira Ono, menyatakan ingin menggabungkan kekuatan budaya lokal dengan kemampuan distribusi musik perusahaan.
Bagi Indonesia, model ini relevan mengingat industri musik nasional juga sangat terpusat di Jakarta. Banyak musisi daerah kesulitan menembus pasar nasional tanpa pindah ke ibu kota. Jika berhasil, proyek Victor Entertainment bisa menjadi referensi bagi label atau pemerintah daerah di Indonesia untuk mengembangkan ekosistem musik yang lebih merata.
Pendaftaran peserta dibuka secara online melalui situs resmi Victor Entertainment. Tidak hanya musisi, Victor juga mencari kreator di bidang desain logo dan fotografi. Syarat utamanya: berdomisili atau bisa bekerja di Kitakyushu. Tidak ada batasan genre musik atau usia, memberikan peluang luas bagi talenta lokal.
Ke depan, keberhasilan Steeling Sound akan bergantung pada sejauh mana label ini mampu menciptakan peluang karir yang setara dengan Tokyo. Pertanyaan besarnya: apakah model ini bisa direplikasi di kota-kota lain Jepang, atau bahkan di Indonesia?



