Helen Mirren Bela Tom Hardy di Tengah Isu Pemecatan: 'Dia Aktor Paling Menakjubkan'
Baca dalam 60 detik
- Helen Mirren menyatakan dukungan penuh untuk Tom Hardy yang dikabarkan akan dipecat dari serial MobLand karena konflik dengan produser.
- Aktris 80 tahun itu menegaskan tidak peduli dengan perbedaan metode akting, asalkan hasilnya bagus di layar.
- Meski ada laporan ketegangan di balik layar, sumber menyebut pintu masih terbuka untuk Hardy kembali di musim ketiga.

Dame Helen Mirren dengan tegas membela Tom Hardy di tengah kabar bahwa bintang Mad Max: Fury Road itu terancam dicoret dari serial kriminal MobLand. Dalam wawancara di Festival Film Taormina, Italia, Mirren menyebut akan kembali bekerja sama dengan Hardy "dalam sekejap" dan menolak keras anggapan bahwa sang aktor bermasalah di lokasi syuting.
Spekulasi pemecatan Hardy mencuat setelah laporan dari newsletter Puck mengklaim bahwa Paramount tidak memperpanjang kontraknya untuk musim ketiga. Hardy, yang memerankan karakter fiksher Harry DeSouza, dituding sering terlambat, memaksakan perubahan naskah, dan mengeluh karena perannya mulai terpinggirkan oleh deretan pemain ensemble seperti Mirren dan Pierce Brosnan. Namun, Mirren menepis semua tuduhan itu dengan menyebut Hardy sebagai pribadi yang luar biasa dan berbakat.
"Saya cinta Tom. Saya pikir dia aktor paling menakjubkan. Saya selalu menyukainya di layar, dan setiap aktor punya proses berbeda. Selama hasilnya fantastis di layar, saya santai saja dengan cara apa pun yang ditempuh seseorang," ujar Mirren, seperti dikutip Variety. Ia menambahkan bahwa Hardy memiliki hati yang paling baik dan dukungannya tulus.
Mirren juga mengungkapkan harapannya agar Hardy kembali bergabung untuk musim ketiga bersama dirinya dan Brosnan. Ia memuji penulis Jez Butterworth sebagai sosok kreatif yang kuat, namun mengakui bahwa proses kreatif bisa memicu gesekan. "Saat orang-orang artistik yang sangat kuat bekerja bersama, proses kreatifnya sangat menantang dan orang bisa kusut, seperti kata pepatah. Tapi ya, kami akan maju, dan hasilnya akan lebih baik lagi," katanya.
Di sisi lain, sumber yang dekat dengan produksi membantah bahwa Hardy telah dipecat. Seorang informan kepada Variety menegaskan, "Tom tidak dipecat, pintu untuk Musim 3 tidak tertutup, dan hal-hal sedang diupayakan secara kreatif." Ini mengindikasikan bahwa negosiasi masih berlangsung di balik layar untuk mempertahankan sang aktor.
Bagi penggemar di Indonesia, kisruh di balik layar MobLand menjadi pengingat bahwa dunia hiburan global tak lepas dari dinamika kekuasaan dan ego kreatif. Serial yang tayang di platform streaming ini memiliki basis penggemar cukup besar di Tanah Air, terutama berkat popularitas Hardy lewat film-film laga. Jika Hardy benar-benar hengkang, bisa jadi minat penonton lokal terhadap serial tersebut menurun. Namun, dengan dukungan publik dari Mirren, peluang rekonsiliasi masih terbuka lebar.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Paramount dan Hardy mencapai kata sepakat, atau justru konflik ini akan menjadi akhir dari perjalanan karakter Harry DeSouza? Jawabannya mungkin akan terungkap dalam beberapa bulan ke depan, seiring produksi musim ketiga yang dijadwalkan mulai tahun depan.



