Mimpi Revival 'Home Improvement' Pupus: Tim Allen Singgung Masalah Personal Para Pemain
Baca dalam 60 detik
- Tim Allen mengungkapkan bahwa rencana revival serial 'Home Improvement' terhambat karena masalah kepribadian yang melibatkan para aktor yang memerankan anak-anaknya.
- Zachery Ty Bryan, yang memerankan putra sulung, tengah menghadapi masalah hukum serius termasuk hukuman penjara karena melanggar masa percobaan.
- Dua aktor lain, Jonathan Taylor Thomas dan Taran Noah Smith, telah meninggalkan dunia akting setelah serial tersebut berakhir.

Rencana untuk menghidupkan kembali serial legendaris Home Improvement kembali menemui jalan buntu. Sang bintang utama, Tim Allen, secara blak-blakan menyalahkan "masalah kepribadian" di antara para pemain yang memerankan anak-anaknya sebagai penyebab utama mandeknya proyek tersebut.
Aktor berusia 72 tahun itu mengungkapkan hal ini dalam wawancara dengan Us Weekly saat mempromosikan film terbarunya, Toy Story 5. Menurut Allen, diskusi mengenai revival memang terus bergulir, namun selalu mentok karena adanya ketegangan personal. "Mereka terus membicarakan bagaimana ini bisa berjalan, tapi mereka macet karena ada beberapa masalah kepribadian dengan anak-anak sekarang," ujar Allen, merujuk pada Zachery Ty Bryan, Jonathan Taylor Thomas, dan Taran Noah Smith yang memerankan putra-putranya di layar kaca.
Allen enggan membeberkan detail spesifik, namun ia mengindikasikan bahwa para aktor tersebut memiliki "masalah mereka sendiri". Ia sempat membayangkan cerita revival akan berfokus pada karakter anak-anak yang sudah dewasa, namun kini mengaku hal itu menjadi "cukup menantang". Pernyataan ini memicu spekulasi bahwa masalah hukum yang membelit Bryan menjadi faktor utama.
Zachery Ty Bryan, yang kini berusia 44 tahun, memang tengah bergulat dengan serangkaian masalah hukum. Ia divonis 19 bulan penjara pada Maret lalu karena melanggar masa percobaannya. Vonis ini merupakan akumulasi dari pelanggaran sebelumnya, termasuk hukuman 16 bulan atas kasus DUI pada 2024. Pelanggaran itu terjadi saat ia masih dalam masa percobaan akibat kasus kekerasan dalam rumah tangga pada 2023. Bryan tercatat telah ditangkap lima kali di tiga negara bagian berbeda, semuanya terkait pelanggaran masa percobaan. Otoritas di Oklahoma juga berencana mengekstradisinya setelah masa tahanannya di California berakhir.
Sementara itu, dua aktor lain yang memerankan putra Allen, Jonathan Taylor Thomas dan Taran Noah Smith, memilih jalan berbeda. Thomas, yang sempat menjadi idola remaja, justru memutuskan rehat panjang dari dunia akting setelah kariernya tak sesuai ekspektasi. Ia hanya tampil dalam beberapa peran kecil di tahun 2000-an, termasuk di serial Allen lainnya, Last Man Standing. Sementara Smith, yang memerankan putra bungsu Mark, meninggalkan akting segera setelah Home Improvement berakhir. Dalam wawancara tahun 2001, Smith mengaku tidak pernah punya kesempatan memilih jalan hidupnya karena memulai akting sejak usia tujuh tahun, dan pada usia 16 tahun ia sudah yakin tidak ingin melanjutkan profesi tersebut.
"Saya memulai Home Improvement saat berusia tujuh tahun, dan acara itu berakhir ketika saya berusia 16 tahun. Saya tidak pernah punya kesempatan untuk memutuskan apa yang ingin saya lakukan dalam hidup. Saat berusia 16 tahun, saya tahu bahwa saya tidak ingin berakting lagi," ujar Taran Noah Smith dalam wawancara tahun 2001.
Kegalauan para mantan bintang cilik ini menjadi pengingat bahwa popularitas di usia muda tak selalu menjamin kesuksesan jangka panjang. Bagi penggemar Home Improvement di Indonesia, serial ini pernah menghibur banyak keluarga lewat tayangan ulang di stasiun televisi lokal. Namun, dengan kondisi para pemain yang terpecah dan masalah hukum yang membelit, akankah mimpi untuk melihat kembali keluarga Taylor bersatu di layar kaca selamanya tinggal kenangan?



