Kecelakaan Helikopter Militer Inggris: Kate Middleton Pimpin Belasungkawa, Tiga Kru Tewas
Baca dalam 60 detik
- Tiga personel Angkatan Laut Kerajaan Inggris tewas dalam kecelakaan helikopter Merlin Mk4 saat latihan di Devon, memicu investigasi resmi.
- Kate Middleton dan Pangeran William menyampaikan duka cita secara pribadi, sementara Raja Charles III dijadwalkan menulis surat kepada keluarga korban.
- Insiden ini menyoroti risiko tinggi dalam latihan militer, dengan helikopter Merlin yang telah beroperasi sejak 2000 digunakan dalam berbagai misi termasuk Afghanistan.

Keluarga Kerajaan Inggris kembali berduka setelah tiga personel Angkatan Laut tewas dalam kecelakaan helikopter militer di Devon, Inggris barat daya. Princess of Wales, Catherine, secara terbuka menyampaikan belasungkawa, menandai momen langka di mana anggota kerajaan aktif merespons tragedi militer di tengah pemulihan kesehatannya.
Kecelakaan terjadi pada Rabu dini hari (03/06) ketika helikopter Merlin Mk4 jatuh di dekat Sourton Down, Okehampton, saat menjalani latihan rutin antara pangkalan Angkatan Laut di wilayah tersebut. Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi tiga kru tewas seketika, sementara penyelidikan resmi segera diluncurkan dengan melibatkan tim penyelamat dan polisi setempat.
Catherine, yang baru kembali ke tugas publik setelah menjalani perawatan kanker, menulis di platform X: "Saya sangat sedih mendengar kehilangan tragis tiga personel Fleet Air Arm dalam latihan helikopter tadi malam. William dan saya menempatkan keluarga dan teman-teman mereka dalam hati kami di masa sulit ini." Pangeran William, mantan pilot penyelamat Angkatan Udara, juga berencana menghubungi keluarga korban secara pribadi. Raja Charles III telah diberitahu dan diperkirakan akan menulis surat kepada mereka yang terdampak.
Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Sir Gwyn Jenkins, menyebut insiden ini sebagai "kejutan besar bagi komunitas angkatan laut" dan menyampaikan duka mendalam. "Saya berterima kasih kepada polisi Devon dan Cornwall serta tim penyelamat yang merespons pagi ini. Investigasi sedang berlangsung," ujarnya dalam pernyataan resmi. Menteri Pertahanan John Healey mengaku "hancur" oleh peristiwa ini, sementara Perdana Menteri Keir Starmer dalam sesi pertanyaan parlemen mengatakan akan memberikan informasi lebih lanjut secepatnya.
Saksi mata, Eddie Amhof, menceritakan kepada ITV bahwa ia mendengar suara mesin menghilang tiba-tiba, lalu melihat kilatan merah besar di langit. "Sekitar lima hingga enam menit kemudian, terjadi ledakan besar," katanya. Polisi menerima laporan pukul 03.45 dan langsung menutup akses jalan di sekitar lokasi.
Bagi Indonesia, insiden ini menjadi pengingat akan risiko latihan militer yang melibatkan pesawat tua. TNI sendiri masih mengoperasikan helikopter buatan era 1980-an seperti Bell 412 dan SA330 Puma, yang kerap mengalami kecelakaan fatal. Data Kementerian Pertahanan mencatat setidaknya 12 kecelakaan helikopter militer dalam lima tahun terakhir, sebagian besar akibat faktor teknis dan cuaca. Kasus Merlin Mk4 yang relatif modern namun tetap rawan kecelakaan menimbulkan pertanyaan tentang standar pemeliharaan dan prosedur keselamatan di berbagai negara.
Keluarga ketiga korban telah diberitahu dan meminta privasi sebelum detail lebih lanjut dirilis. Dengan investigasi yang masih berjalan, publik menanti apakah ada faktor kelalaian atau kegagalan teknis di balik tragedi ini. Sementara itu, dukungan dari keluarga kerajaan setidaknya meringankan beban duka yang mendalam.



