Kiko Carneiro Dikontrak Persik Hingga 2028: Loyalitas di Tengah Cedera
Baca dalam 60 detik
- Persik Kediri memperpanjang kontrak bek Portugal Kiko Carneiro hingga 2028 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya.
- Pemain berusia 26 tahun itu menjalani 20 dari 22 pertandingan musim lalu dalam kondisi cedera, menunjukkan totalitas luar biasa.
- Kontrak jangka panjang ini menjadi sinyal kepercayaan klub terhadap pemain asing yang berjuang keras menyelamatkan tim dari degradasi.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536907/original/020746700_1774349869-1000809429.jpg)
Persik Kediri resmi mengikat bek asal Portugal, Kiko Carneiro, dengan kontrak baru hingga 2028. Keputusan ini diambil manajemen sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas dan pengorbanan pemain berusia 26 tahun itu yang tetap bermain meski dalam kondisi cedera sepanjang musim lalu.
Carneiro mengakui musim 2025/2026 menjadi periode terberat dalam kariernya. Dari 22 pertandingan BRI Super League, ia tampil dalam 20 laga sambil menahan rasa sakit. "Saya tidak pernah berhenti memberikan segalanya di lapangan meski tidak dalam kondisi 100 persen," ujarnya. Pemain kelahiran Pacos de Ferreira itu bahkan harus absen pada sembilan pertandingan beruntun menjelang akhir musim karena cedera berkepanjangan.
Sejak bergabung pada Juli 2024 dari RANS Nusantara FC, Carneiro telah mencatatkan 56 penampilan dengan torehan satu gol dan satu assist. Ia juga mengoleksi sepuluh kartu kuning dan dua kartu merah. Perannya krusial dalam membantu Persik bertahan di kasta tertinggi, finis di peringkat ke-12 dalam dua musim beruntun.
Manajemen Persik menilai Carneiro sebagai contoh pemain asing yang memiliki dedikasi tinggi. Perpanjangan kontrak hingga 2028 menunjukkan komitmen klub untuk mempertahankan pemain yang dinilai memiliki jiwa juang dan loyalitas langka. Nilai kontrak tidak diungkapkan, namun langkah ini menjadi sinyal positif bagi suporter Macan Putih.
Keputusan Carneiro pulang ke Portugal untuk pemulihan di akhir musim menjadi titik balik. "Lima pertandingan sebelum musim berakhir, saya harus berhenti. Tubuh saya sudah tidak mampu lagi," kenangnya. Ia kini fokus pada rehabilitasi dan bertekad kembali dalam kondisi prima musim depan. "Saya ingin cepat bugar dan terus berjuang untuk klub ini," tambahnya.
Bagi Persik, mempertahankan pemain sekaliber Carneiro menjadi investasi jangka panjang. Di tengah persaingan BRI Liga 1 yang semakin ketat, klub asal Kediri ini menunjukkan bahwa loyalitas dan totalitas pemain tetap menjadi prioritas utama. Pertanyaannya, mampukah Carneiro kembali ke performa terbaiknya setelah cedera panjang?



