Joe Pasquale Beli Rumah, Dapat Bonus Hantu Pilot Jerman Perang Dunia II
Baca dalam 60 detik
- Komedian Joe Pasquale baru tahu rumahnya dihuni arwah pilot Jerman setelah proses jual-beli selesai.
- Arwah tersebut kerap duduk di kamar tidur dan berbicara dalam bahasa Jerman, menurut pemilik sebelumnya.
- Pasquale menjadikan suasana misterius rumah itu sebagai inspirasi menulis buku horor.

Komedian asal Inggris, Joe Pasquale, baru menyadari bahwa rumah kesayangannya menyimpan ‘penghuni’ tak terduga—seorang pilot Jerman dari Perang Dunia II. Pasquale membeli pondok batu api bergaya tradisional di Thetford, Norfolk, pada 2022, namun pemilik sebelumnya sengaja merahasiakan keberadaan hantu tersebut hingga transaksi rampung.
Menurut pengakuan Pasquale kepada The Sunday Times, ia baru mengetahui soal arwah pilot itu saat berbincang dengan mantan pemilik rumah. “Ia meminta saya menyapa hantu di pondok jika muncul di acara psikik. Saya kaget, karena sebelumnya ia bilang rumah itu tidak angker,” ujar komedian berusia 64 tahun itu. Sang pilot dipercaya tewas setelah pesawatnya jatuh di dekat lokasi dan kerap duduk di kamar tidur pemilik lama sambil berbicara dalam bahasa Jerman.
Meski Pasquale sendiri belum pernah melihat wujud arwah tersebut, manajer turnya justru mengalaminya. “Suatu malam ia menginap di kamar itu dan tak bisa tidur karena merasa ada seseorang duduk di samping tempat tidur sepanjang malam—padahal saya belum pernah bercerita soal hantu itu,” tambah Pasquale. Ia juga memiliki mainan sensor gerak berbentuk ninja kentut yang sering berbunyi saat tak ada orang di dekat tangga tua.
Pasquale, yang juga dikenal sebagai pembawa acara The Price is Right, justru menganggap kehadiran ‘penghuni gaib’ sebagai berkah. Ia mengaku tak berniat merenovasi rumah tersebut karena atmosfernya sangat inspiratif untuk menulis buku horor. “Saya sudah menerbitkan tiga kumpulan cerita pendek dan sebuah novel sedang dalam proses,” katanya.
Di Indonesia, kisah seperti ini kerap menarik perhatian publik karena budaya lokal yang lekat dengan kepercayaan terhadap kehidupan setelah mati. Cerita tentang rumah berhantu—baik dari dalam negeri maupun luar—sering menjadi viral di media sosial dan bahkan diangkat ke layar lebar. Kehadiran tokoh terkenal seperti Joe Pasquale menambah daya tarik karena mencampurkan unsur humor dan supranatural, dua hal yang disukai pembaca Tanah Air.
Pasquale mengaku jatuh cinta dengan Norfolk, tempat yang ia kunjungi sejak kecil saat sang ayah diungsikan ke Suffolk selama perang. “Setelah pandemi, saya merasa orang-orang di selatan menjadi lebih kasar dan tidak toleran. Di Norfolk, waktu seolah berhenti, dan Showaddywaddy masih menjadi nomor satu,” kelakarnya, merujuk pada grup musik era 1970-an. Dengan rumah tua yang sudah berdiri lebih dari 450 tahun itu, ia merasa memiliki panggung baru: bukan hanya untuk komedi, tetapi juga untuk kisah-kisah horor yang lahir dari keheningan malam.



