Xabi Alonso Incar Elliot Anderson: Gelandang Berdarah Inggris Seharga Rp2 Triliun Jadi Target Chelsea
Baca dalam 60 detik
- Chelsea mengincar gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson, yang dibanderol sekitar £100 juta sebagai suksesor potensial Enzo Fernandez.
- Anderson dinilai memiliki profil mirip Moises Caicedo dengan kemampuan bertahan agresif dan kontribusi ofensif, cocok untuk skema Xabi Alonso.
- Manchester City menjadi pesaing utama, sementara Chelsea juga memantau Adam Wharton dari Crystal Palace sebagai opsi alternatif.

Musim depan, Chelsea di bawah arahan Xabi Alonso berencana merekrut gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson, dengan nilai transfer mencapai £100 juta atau setara lebih dari Rp2 triliun. Langkah ini menjadi sinyal bahwa klub London Barat serius membangun kembali lini tengah setelah performa inkonsisten di musim sebelumnya.
Anderson, yang dipuji oleh pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel sebagai "salah satu gelandang terbaik Premier League", menunjukkan kemampuan bertahan yang luar biasa. Musim ini, ia mencatatkan 13,9 kontribusi defensif per pertandingan—hanya kalah dari Manuel Ugarte (14,5) di liga. Angka ini menempatkannya sejajar dengan Moises Caicedo, yang menjadi andalan Chelsea setelah direkrut dari Brighton seharga £115 juta pada 2023.
Namun, Chelsea bukan satu-satunya peminat. Manchester City dikabarkan menjadi destinasi paling mungkin bagi pemain berusia 23 tahun tersebut. Meski demikian, laporan dari jurnalis Dean Jones mengungkapkan bahwa Chelsea telah melakukan penjajakan serius, termasuk memantau Anderson beberapa kali sepanjang musim. Selain itu, Crystal Palace's Adam Wharton juga masuk radar sebagai alternatif.
Kedatangan Alonso sebagai manajer baru memberi harapan bagi penggemar Chelsea. Mantan pelatih Bayer Leverkusen itu dikabarkan akan memiliki kendali lebih besar dalam bursa transfer, berbeda dengan pendahulunya. Salah satu prioritasnya adalah memperkuat lini tengah, terutama jika Enzo Fernandez hengkang. Real Madrid dan Manchester City disebut siap membayar £120 juta untuk pemain Argentina tersebut.
Jika Anderson bergabung, ia akan berduet dengan Caicedo membentuk poros ganda yang agresif. Gaya bermain Anderson yang box-to-box melengkapi Caicedo yang lebih defensif. Musim lalu, Anderson memenangi 5,04 duel tanah per 90 menit—terbanyak di skuad Chelsea—menunjukkan kemampuannya merebut bola dan memulai serangan.
Bagi pembaca di Indonesia, pergerakan Chelsea di bursa transfer selalu menarik perhatian karena klub ini memiliki basis penggemar besar di Tanah Air. Jika Anderson direkrut, ia akan menjadi pemain Inggris pertama yang diboyong Chelsea dengan nilai fantastis sejak era Boehly. Namun, persaingan dengan Manchester City menunjukkan betapa ketatnya perburuan gelandang kelas dunia di Premier League.
Pertanyaan besarnya: mampukah Chelsea mengalahkan City dalam perebutan Anderson? Atau akankah Alonso beralih ke target lain seperti Wharton? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah baru lini tengah The Blues.



