Sunderland Incar Geoffrey Kondogbia: Solusi Fisik untuk Lini Tengah yang Gagal Berfungsi
Baca dalam 60 detik
- Sunderland dikabarkan telah mengajukan tawaran kontrak senilai £95 ribu per pekan kepada gelandang Marseille, Geoffrey Kondogbia, sebagai respons atas buruknya performa rekrutan termahal mereka, Habib Diarra.
- Kondogbia, yang dijuluki 'monster' oleh jurnalis James Dodd, menawarkan keunggulan duel fisik dan intersepsi yang jauh di atas Diarra, yang kehilangan lebih dari separuh duel di Premier League.
- Langkah ini dinilai sebagai solusi jangka pendek untuk memperkuat lini tengah Sunderland yang lolos ke Liga Europa, sekaligus memberi waktu bagi Diarra yang baru berusia 22 tahun untuk berkembang.

Sunderland dikabarkan siap mendatangkan gelandang bertahan Marseille, Geoffrey Kondogbia, sebagai jawaban atas kegagalan rekrutan termahal mereka, Habib Diarra, beradaptasi dengan kerasnya Premier League. Klub yang musim depan akan tampil di Liga Europa itu telah menyodorkan tawaran kontrak senilai £95 ribu per pekan kepada pemain berusia 33 tahun tersebut, menurut laporan Media Foot.
Keputusan ini tak lepas dari performa mengecewakan Diarra yang ditebus dari Strasbourg dengan rekor klub sebesar £27 juta pada musim panas lalu. Gelandang asal Senegal itu hanya mencetak dua gol dan dua assist dalam 20 penampilan di Premier League, serta kalah dalam 55 persen duel darat dan 54 persen duel udara. Catatan 0,7 tekel dan 0,2 intersepsi per pertandingan menunjukkan minimnya kontribusi defensif yang ia berikan untuk tim asuhan Regis Le Bris.
Kondogbia, yang pernah dijuluki "monster" oleh mantan reporter talkSPORT James Dodd, justru tampil impresif meski hanya memainkan sepuluh laga Ligue 1 bersama Marseille musim lalu. Pada musim 2024/25, ia memenangkan 69 persen duel darat dan 63 persen duel udara dalam 25 penampilan, serta rata-rata mencatat 3,3 tekel dan intersepsi per laga. Angka-angka itu menjadi bukti bahwa pemain asal Republik Afrika Tengah ini masih memiliki kemampuan fisik dan naluri bertahan yang dibutuhkan Sunderland.
Menurut laporan yang sama, Marseille terbuka melepas Kondogbia pada bursa transfer musim panas ini, meski belum ada angka pasti yang disepakati. Sunderland sendiri sudah menyiapkan kontrak yang lebih besar dari gaji pemain tersebut saat ini di Prancis (£86k per pekan). Jika terealisasi, Kondogbia akan menjadi pemain dengan bayaran tertinggi ketiga di skuad, setelah Nordi Mukiele dan Granit Xhaka.
Kedatangan Kondogbia dipandang sebagai solusi jangka pendek yang cerdas. Le Bris bisa langsung mendapatkan gelandang bertahan yang siap tempur dan berpengalaman, tanpa harus menunggu proses adaptasi panjang. Di sisi lain, Diarra yang masih berusia 22 tahun memiliki waktu untuk belajar dari dua veteran seperti Kondogbia dan Xhaka. Namun, pertanyaan besar tetap menggantung: akankah Sunderland berani mengeluarkan dana transfer yang diminta Marseille untuk pemain yang sudah memasuki usia senja?



