Liverpool Siapkan Tawaran untuk Junior Kroupi, Striker Muda Berjuluk 'Mbappe Baru'
Baca dalam 60 detik
- Liverpool bergabung dalam perburuan Junior Kroupi, striker Bournemouth berusia 19 tahun yang telah mencetak 13 gol Premier League musim ini.
- Kroupi, yang dijuluki 'Mbappe baru', dinilai lebih siap bermain di Premier League dibanding target lain seperti Yan Diomande.
- Kepergian Mohamed Salah dan cedera Hugo Ekitike membuat Liverpool perlu mendatangkan lebih dari satu penyerang pada bursa transfer musim panas.
Liverpool dikabarkan siap mengajukan tawaran resmi untuk merekrut Junior Kroupi, striker muda Bournemouth yang telah mencuri perhatian dengan ketajamannya di Premier League. Langkah ini menjadi bagian dari strategi The Reds dalam mempersiapkan skuad pasca-kepergian Mohamed Salah yang semakin dekat.
Menurut laporan TEAMtalk, Liverpool bergabung dengan Chelsea dan Manchester City dalam perburuan pemain berusia 19 tahun yang dibanderol sekitar £80 juta. Meski City saat ini dianggap sebagai kandidat terkuat, Liverpool mulai bergerak serius setelah melihat performa impresif Kroupi di bawah asuhan Andoni Iraola—pelatih yang juga menjadi kandidat utama menggantikan Arne Slot di Anfield musim depan.
Kroupi telah membuktikan diri sebagai salah satu finisher paling klinis di Premier League. Musim ini ia mencetak 13 gol hanya dengan tiga kali membuang peluang emas. Mantan striker Liverpool Daniel Sturridge bahkan menyebutnya sebagai "salah satu finisher terbaik di liga." Kemampuan ini menjadi nilai jual utama di tengah kebutuhan Liverpool akan pencetak gol andal setelah Salah hengkang.
Keputusan Liverpool untuk memburu Kroupi juga dipengaruhi oleh cedera panjang Hugo Ekitike yang mengalami pecah tendon Achilles saat melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions. Ekitike diperkirakan absen hingga akhir tahun, dan ketika kembali butuh waktu untuk memulihkan performa. Situasi ini membuat Liverpool membutuhkan lebih dari satu penyerang pada bursa transfer musim panas.
Perbandingan dengan target lain, Yan Diomande, juga menjadi pertimbangan. Diomande, 19 tahun, dinilai memiliki potensi besar namun belum berpengalaman di Premier League. Sementara Kroupi telah membuktikan diri di liga paling kompetitif di dunia. Pelatih Iraola sendiri memuji kemampuan finishing Kroupi sebagai "elite," dan julukan "Mbappe baru" dari GOAL menegaskan potensi besarnya.
Namun, tantangan terbesar Liverpool adalah meyakinkan Bournemouth yang enggan melepas pemainnya ke rival Premier League. Selain itu, FSG, pemilik Liverpool, harus mempertimbangkan apakah akan mengeluarkan dana besar untuk dua remaja sekaligus—Kroupi dan kemungkinan Diomande. Kombinasi keduanya di lini depan memang menarik, tapi biaya transfer yang mencapai lebih dari £150 juta bisa menjadi batu sandungan.
Di sisi lain, Liverpool juga harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan Ibrahima Konate secara gratis musim panas ini. Bek asal Prancis itu menolak perpanjangan kontrak karena tuntutan gaji £300 ribu per pekan yang dianggap tidak realistis. Untuk mengisi kekosongan, Liverpool telah mendatangkan Jeremy Jacquet dari Rennes senilai £60 juta dan memulangkan Giovanni Leoni dari rehabilitasi cedera ACL.
Dengan perubahan besar di lini belakang dan depan, Liverpool berada di persimpangan jalan. Apakah mereka akan merekrut Kroupi sebagai suksesor Salah, atau justru memilih opsi lain yang lebih murah? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah klub di era pasca-Slot.



