Arsenal Bidik Morgan Rogers: Alternatif Lebih Tepat dari Kroupi untuk Sisi Kiri
Baca dalam 60 detik
- Arsenal dikabarkan serius mengejar Morgan Rogers dari Aston Villa sebagai prioritas utama bursa transfer musim panas ini, mengungguli target lain seperti Eli Junior Kroupi.
- Rogers, yang berusia 23 tahun dan merupakan PFA Young Player of the Year 2024/25, dinilai lebih cocok mengisi posisi sayap kiri yang menjadi titik lemah Arsenal.
- Dengan banderol di atas £80 juta, persaingan ketat dari Manchester United dan kebutuhan mendesak di lini depan membuat keputusan Arsenal krusial untuk musim depan.

Arsenal dikabarkan mengalihkan fokus utama bursa transfer musim panas ini ke Morgan Rogers, gelandang serang Aston Villa, sebagai prioritas di atas Eli Junior Kroupi. Langkah ini muncul setelah performa lini sayap kiri The Gunners dinilai kurang memuaskan sepanjang musim, dengan Gabriel Martinelli dan Leandro Trossard hanya mencetak satu gol Premier League masing-masing.
Menurut laporan Sami Mokbel dari BBC Sport, Arsenal telah memasukkan nama Rogers dalam daftar pendek bersama Kroupi. Namun, dengan banderol yang diperkirakan mencapai £80 juta, manajemen Arsenal di bawah arahan Andrea Berta harus memilih satu di antara keduanya. Rogers, yang memenangkan penghargaan PFA Young Player of the Year 2024/25, dinilai lebih fleksibel untuk mengisi posisi sayap kiri—area yang menjadi prioritas perbaikan.
Keputusan ini tidak lepas dari performa gemilang Rogers bersama Aston Villa. Dalam dua musim terakhir, ia mencatatkan 14 gol dan 16 assist (2024/25) serta 14 gol dan 12 assist (2025/26). Angka tersebut menunjukkan konsistensi yang dibutuhkan Arsenal untuk bersaing di level tertinggi. Sementara itu, Kroupi—meski mencetak 13 gol sebagai remaja di Premier League—lebih berperan sebagai striker murni, bukan pemain sayap.
Rogers sendiri dikabarkan terbuka untuk bergabung dengan Arsenal demi meraih trofi lebih banyak. Dalam wawancara sebelumnya, ia mengaku tidak terpaku pada satu posisi: “Posisi favorit saya tergantung pertandingan. Saya ingin bermain di ruang kosong, di mana pun itu.” Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah di mata Mikel Arteta yang kerap membutuhkan pemain adaptif.
Di sisi lain, performa lini sayap kiri Arsenal musim ini menjadi sorotan. Trossard sempat menjalani 25 pertandingan tanpa gol sebelum mencetak gol krusial ke gawang West Ham. Martinelli hanya mengoleksi satu gol Premier League sepanjang musim. Keduanya dinilai sebagai aset yang paling mungkin dilepas pada bursa transfer mendatang. Kehadiran Rogers diharapkan menjadi peningkatan signifikan.
“Jika harga kedua pemain serupa, maka Rogers harus diprioritaskan. Ia adalah salah satu pemain terbaik di luar ‘big six’ dan bisa menjadi pembeda di sayap kiri Arsenal,” demikian analisis dari Football FanCast.
Namun, ada kekhawatiran mengenai profil Rogers yang mirip dengan Eberechi Eze—sama-sama lebih nyaman sebagai gelandang serang nomor 10. Meski demikian, catatan assist dan golnya dari sisi kiri menunjukkan kemampuannya beradaptasi. Arsenal sebelumnya sukses merekrut pemain Premier League seperti Declan Rice dan David Raya, yang langsung beradaptasi dan menjadi pilar tim.
Dengan persaingan ketat dari Manchester United dan kemungkinan kehilangan pemain kunci seperti Bukayo Saka yang butuh dukungan, keputusan Arsenal dalam bursa transfer ini akan menentukan daya saing mereka musim depan. Apakah Andrea Berta akan memprioritaskan Rogers atau justru memilih Kroupi sebagai investasi jangka panjang?



