Ancaman Baru bagi Amad: Manchester United Incar Duo Brasil Ederson dan William Gomes
Baca dalam 60 detik
- Manchester United dikabarkan telah melakukan pendekatan awal untuk merekrut gelandang serang Porto, William Gomes, yang memiliki klausul rilis β¬80 juta.
- Kedatangan Gomes, bersama dengan Ederson dari Atalanta, diproyeksikan mengancam posisi Amad Diallo yang musim ini tampil kurang produktif.
- Jika terealisasi, persaingan di lini sayap kanan MU akan semakin ketat, memaksa Amad meningkatkan performa atau kehilangan tempat inti.

Manchester United dikabarkan tengah bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini dengan membidik dua pemain Brasil sekaligus: gelandang Atalanta, Ederson, dan bintang muda Porto, William Gomes. Langkah ini tak hanya memperkuat skuad, tetapi juga menjadi sinyal peringatan bagi Amad Diallo yang mulai kehilangan tempat di tim utama.
Menurut laporan dari media Spanyol, Setan Merah telah melakukan kontak awal dengan Porto terkait kemungkinan transfer William Gomes. Pemain berusia 20 tahun itu memiliki klausul rilis sebesar β¬80 juta (sekitar Β£69 juta), angka yang membuat Porto sulit menahan kepergiannya meski ingin mempertahankannya satu musim lagi. Arsenal juga disebut-sebut turut memantau situasi sang pemain.
Gomes menjalani musim terobosan di Liga Portugal 2025/26. Dalam 57 penampilan perdananya bersama Porto, ia mencetak 14 gol dan dua assist. Musim ini, ia delapan kali menjebol gawang lawan hanya dari sembilan starter, dengan rata-rata satu gol setiap 146 menit. Catatan klinisnya di depan gawang terlihat dari hanya satu peluang emas yang terbuang, sementara ia menciptakan enam peluang serupa untuk rekan setim.
Perbandingan dengan Amad Diallo cukup mencolok. Pemain asal Pantai Gading itu hanya mencetak dua gol dan tiga assist di Premier League musim ini, meski menjadi starter sebanyak 27 kali. Ia memang unggul dalam menciptakan peluang emas (tujuh kali), tetapi ketajamannya diragukan karena enam peluang besar gagal dikonversi menjadi gol. Pada usia yang akan menginjak 24 tahun, Amad tak lagi bisa disebut prospek muda; ia dituntut untuk segera memberikan kontribusi lebih nyata.
Di sisi lain, kedatangan Ederson dari Atalanta nyaris pasti. Gelandang Brasil berusia 26 tahun itu diharapkan segera bergabung, meski negosiasi tak perlu tergesa-gesa karena ia tidak masuk skuad Copa America. Duet Ederson dan Gomes akan memberikan warna Amerika Selatan yang kental di lini tengah dan sayap MU.
Pelatih Michael Carrick, yang kini menangani tim utama, cenderung memainkan Bryan Mbeumo sebagai penyerang tengah, sehingga kebutuhan akan pemain sayap kanan murni semakin mendesak. Amad yang musim lalu bersinar sebagai wing-back dalam formasi 3-4-2-1 milik Ruben Amorim, kesulitan beradaptasi kembali ke peran menyerang yang lebih natural. Jika Gomes datang, bukan tidak mungkin ia langsung mengambil alih posisi starter di sisi kanan.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan MU di bursa transfer selalu menjadi sorotan. Kehadiran pemain Brasil kerap identik dengan gaya bermain atraktif dan skill individu tinggi, sesuatu yang dinantikan publik Tanah Air. Namun, persaingan di klub sebesar Manchester United juga berarti bahwa pemain seperti Amad harus bekerja ekstra keras untuk mempertahankan tempatnya. Apakah ia mampu bangkit atau justru tersingkir oleh talenta baru?



