Legenda Liverpool Kenny Dalglish Jalani Perawatan Kanker, Minta Privasi Dihormati
Baca dalam 60 detik
- Sir Kenny Dalglish, legenda Liverpool dan Celtic, mengumumkan dirinya tengah menjalani perawatan kanker setelah unggahan media sosial yang tidak disengaja.
- Pemain dengan caps terbanyak Skotlandia itu meminta publik menghormati privasi keluarganya, sementara klub dan rekan setim memberikan dukungan.
- Kabar ini muncul sehari setelah legenda Liverpool lainnya, Kevin Keegan, mengungkapkan diagnosis kanker stadium empat.

Sir Kenny Dalglish, legenda sepak bola Skotlandia yang juga ikon Liverpool dan Celtic, mengumumkan bahwa ia tengah menjalani perawatan kanker. Pemain berusia 75 tahun itu mengonfirmasi diagnosisnya setelah secara tidak sengaja membagikan informasi tersebut melalui unggahan media sosial yang tidak disengaja.
Dalam pernyataan yang diunggah di akun pribadinya, Dalglish menulis, "Saya saat ini sedang menjalani perawatan kanker. Tidak seperti penggunaan ponsel saya, perawatannya berjalan dengan baik." Ia menambahkan bahwa idealnya berita ini tetap bersifat pribadi, tetapi "keterampilan teknologi saya yang buruk memaksa saya untuk mengungkapkannya." Dalglish meminta publik untuk menghormati privasi keluarganya dan mengapresiasi tenaga medis yang telah memberikan perawatan dengan luar biasa.
Dalglish adalah pemain dengan caps terbanyak sepanjang masa untuk Skotlandia, dengan 102 penampilan dan 30 gol—rekor yang sama dengan Denis Law. Kariernya dimulai di Celtic, di mana ia mencetak 167 gol dalam 320 pertandingan dan memenangkan empat gelar liga serta empat Piala Skotlandia. Pada 1977, ia bergabung dengan Liverpool dengan rekor transfer Inggris sebesar £440.000, dan menjadi motor utama era keemasan klub dengan tiga gelar Piala Eropa dan delapan gelar Divisi Pertama dalam 515 penampilan.
Setelah pensiun sebagai pemain, Dalglish menjadi pemain-manajer Liverpool pada 1985, memenangkan dua Piala FA dan memimpin klub melalui masa sulit pasca-tragedi Hillsborough 1989. Ia kemudian melatih Blackburn Rovers—membawa mereka juara Premier League 1995—Newcastle United, Celtic, dan kembali menangani Liverpool pada 2011-2012.
Klub Liverpool segera merilis pernyataan dukungan: "Dukungan, doa, dan kasih sayang dari seluruh keluarga Liverpool FC selalu bersama Sir Kenny dan keluarganya. Klub juga menekankan permintaan privasi yang ia sampaikan." Mantan rekan setim, Ian Rush, menyebut Dalglish sebagai "salah satu orang terkuat dan paling positif yang pernah saya kenal. Jika ada yang bisa menghadapi pertarungan ini dengan keberanian dan tekad, itu adalah King Kenny. Kami semua di belakang Anda."
Kabar ini muncul sehari setelah legenda Liverpool lainnya, Kevin Keegan, mengungkapkan bahwa ia didiagnosis kanker stadium empat. Keegan, yang juga mantan pemain timnas Inggris, menyampaikan berita tersebut dalam sebuah wawancara. Dua ikon Liverpool yang berjuang melawan kanker dalam waktu berdekatan menjadi pengingat akan kerapuhan kesehatan, bahkan bagi para atlet papan atas.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, kabar ini mungkin membawa nostalgia akan era kejayaan Liverpool di tahun 1980-an yang disaksikan melalui siaran televisi nasional. Dalglish adalah simbol ketangguhan dan dedikasi, dan perjuangannya melawan kanker mendapat simpati luas dari komunitas sepak bola global. Pertanyaan yang kini mengemuka: bagaimana dukungan dari dunia sepak bola dapat membantu proses pemulihan sang legenda, dan apakah pengalaman ini akan mendorong lebih banyak kesadaran tentang deteksi dini kanker di kalangan atlet?



