Liverpool Kian Dekat dengan Andoni Iraola: Pelatih Baru Usai Arne Slot Dipecat
Baca dalam 60 detik
- Liverpool tengah merampungkan negosiasi dengan Andoni Iraola sebagai pengganti Arne Slot yang dipecat akhir pekan lalu.
- Iraola, yang meninggalkan Bournemouth, dianggap cocok dengan filosofi sepak bola agresif yang diinginkan manajemen Anfield.
- Direktur olahraga Richard Hughes, yang pernah bekerja sama dengan Iraola di Bournemouth, memimpin proses rekrutmen ini.

Liverpool bergerak cepat mengisi kursi pelatih yang kosong setelah memecat Arne Slot. Klub raksasa Liga Inggris itu dikabarkan tengah dalam pembicaraan lanjutan dengan Andoni Iraola, yang baru saja meninggalkan Bournemouth pada akhir musim lalu. Pelatih asal Spanyol berusia 43 tahun itu menjadi kandidat utama untuk menangani The Reds.
Keputusan Liverpool memecat Slot pada Sabtu lalu mengejutkan banyak pihak, mengingat ia baru setahun menjabat dan berhasil membawa pulang gelar Premier League musim lalu. Namun, manajemen Anfield menilai perubahan diperlukan untuk mempertahankan daya saing tim. Iraola dinilai memiliki visi permainan yang sejalan dengan keinginan klub, yaitu sepak bola menekan tinggi dan agresif sejak menit pertama.
Proses rekrutmen ini dipimpin langsung oleh Richard Hughes, direktur olahraga Liverpool yang sebelumnya menjabat di Bournemouth. Hughes dan Iraola memiliki hubungan kerja yang erat, sehingga diyakini dapat mempercepat adaptasi. Meski demikian, belum ada pendekatan resmi terhadap staf pelatih Iraola. Namun, ia dikabarkan ingin membawa serta asistennya di Bournemouth, Tommy Elphick, yang merupakan penggemar berat Liverpool sejak kecil.
Elphick, mantan bek tengah Bournemouth berusia 38 tahun, baru saja menolak tawaran menjadi manajer Bristol City pekan lalu. Ia memilih menunggu peluang lain, dan kesempatan bergabung dengan Liverpool bisa menjadi puncak kariernya. Meski belum ada kontak resmi dari The Reds, sumber BBC Sport menyebut Elphick sangat tertarik jika tawaran itu datang.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perkembangan ini menarik karena Liverpool memiliki basis suporter yang besar di Tanah Air. Gaya bermain agresif ala Iraola diharapkan bisa menghadirkan tontonan menghibur sekaligus hasil positif. Selain itu, kedekatan Hughes dengan Iraola diyakini memudahkan transisi, berbeda dengan situasi Slot yang sempat menuai kritik karena dianggap kurang fleksibel.
Pertanyaan besarnya, mampukah Iraola mempertahankan konsistensi performa Liverpool di tengah persaingan ketat Liga Inggris? Atau justru tekanan di Anfield akan menjadi ujian terberat dalam karier kepelatihannya? Hanya waktu yang bisa menjawab, namun langkah cepat Liverpool menunjukkan ambisi mereka untuk segera bangkit.



