Tottenham Siapkan Dana Rp500 M untuk Gantikan Palhinha: Hayden Hackney Incaran Baru
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur akan mengajukan tawaran resmi untuk gelandang Middlesbrough, Hayden Hackney, yang dibanderol £25 juta.
- Joao Palhinha, pemain kunci Spurs musim lalu, berpotensi hengkang ke klub Portugal, memaksa klub mencari pengganti.
- Hackney dinilai sebagai prospek Inggris yang underrated dengan kemampuan passing dan kepemimpinan, cocok untuk skema Roberto De Zerbi.

Tottenham Hotspur dikabarkan akan segera melayangkan tawaran resmi untuk Hayden Hackney, gelandang muda Middlesbrough yang dibanderol sekitar £25 juta atau setara Rp500 miliar. Langkah ini menjadi sinyal bahwa klub London Utara itu bersiap kehilangan Joao Palhinha, yang performanya gemilang musim lalu justru membuatnya diminati klub-klub besar Portugal.
Palhinha, yang dipinjam dari Bayern Munich, tampil sebagai salah satu pemain terbaik Spurs di tengah perjuangan mereka menjauhi zona degradasi. Namun, ketertarikan dari raksasa Liga Portugal membuat masa depannya tidak pasti. Manajemen Tottenham, yang kini ditangani Roberto De Zerbi, mulai memetakan opsi pengganti. Hackney muncul sebagai kandidat utama setelah musim impresifnya bersama Middlesbrough, meski timnya gagal promosi ke Premier League usai kalah di final play-off Championship dari Hull City.
Menurut laporan The Northern Echo, Tottenham bukan satu-satunya peminat. Crystal Palace dan Manchester United juga dikabarkan mengincar pemain berusia 23 tahun itu, dengan Setan Merah merasa percaya diri bisa memenangkan persaingan. Namun, Spurs disebut sudah melakukan pendekatan awal dan optimistis bisa mengamankan tanda tangan Hackney.
Hackney dikenal sebagai gelandang serbabisa yang mampu menjadi jangkar pertahanan sekaligus pengatur serangan. Analis Raj Chohan menyebutnya sebagai "pengumpan murni" dengan visi permainan di atas rata-rata. Meski tidak sekasar Palhinha dalam merebut bola, Hackney unggul dalam distribusi dan mobilitas. Kemampuannya membaca permainan dan memimpin rekan setim menjadi nilai tambah yang dinilai cocok dengan filosofi De Zerbi yang mengedepankan penguasaan bola dan transisi cepat.
Jika Palhinha benar-benar hengkang, Spurs tidak hanya kehilangan gelandang bertahan tangguh, tetapi juga pemain yang menjadi nyali tim di lini tengah. Namun, Hackney menawarkan dimensi berbeda: lebih cair dalam membangun serangan dari belakang, sesuatu yang dibutuhkan Tottenham untuk keluar dari kebiasaan bermain bertahan. De Zerbi, yang dikenal dengan pendekatan sepak bola menekan dan konstruktif, kemungkinan akan memanfaatkan Hackney sebagai poros permainan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Tottenham ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub Premier League berlomba merekrut talenta muda Inggris. Hackney, yang belum pernah memperkuat timnas senior, bisa menjadi contoh pemain lokal yang menembus papan atas. Jika transfer ini terwujud, ia akan bergabung dengan deretan pemain Inggris lainnya di Spurs seperti James Maddison dan Destiny Udogie.
Spurs sebelumnya sudah bergerak cepat dengan mendekati Andy Robertson (Liverpool) dan Marcos Senesi (Bournemouth). Kedua pemain bertahan itu diharapkan segera diresmikan. Dengan tambahan Hackney, Tottenham berharap bisa membangun skuad yang lebih seimbang untuk musim depan, meninggalkan kenangan pahit perjuangan degradasi. Pertanyaannya, mampukah Hackney mengisi kekosongan yang ditinggalkan Palhinha dan membawa Spurs kembali ke papan atas?



