Petisi 'Mbappe Out' Tembus 30 Juta Tanda Tangan: Krisis Kepercayaan di Real Madrid Makin Memuncak
Baca dalam 60 detik
- Lebih dari 30 juta penggemar Real Madrid secara virtual menuntut penjualan Kylian Mbappe, menjadikan petisi online ini salah satu yang terbesar dalam sejarah.
- Kekecewaan suporter dipicu oleh liburan mewah Mbappe saat cedera, ketidakseimbangan taktik dengan Vinicius Jr, serta kegagalan klub meraih trofi besar sejak kedatangannya.
- Situasi ini menjadi ujian berat bagi pelatih anyar Real Madrid musim panas ini, dengan spekulasi kembalinya Jose Mourinho yang dikenal tidak mentolerir perilaku egois pemain.

Petisi daring yang menuntut Real Madrid segera melepas Kylian Mbappe pada akhir musim telah mencapai lebih dari 30 juta tanda tangan, melampaui target awal 200.000. Fenomena ini mencerminkan ketidakpuasan akut suporter terhadap sang bintang asal Prancis, yang dinilai menjadi simbol kegagalan Los Blancos dalam dua musim terakhir.
Kemarahan publik memuncak setelah Mbappe terbang ke Sardinia menggunakan jet pribadi bersama kekasihnya, aktris Ester Exposito, saat ia sedang dalam masa pemulihan cedera hamstring. Ia baru kembali ke Madrid beberapa menit sebelum laga melawan Espanyol, di mana Real Madrid tertinggal 11 poin dari Barcelona. Suporter menilai tindakan tersebut menunjukkan kurangnya komitmen terhadap klub, terutama saat tim tengah berjuang mempertahankan asa juara.
Perwakilan Mbappe membantah tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa sang pemain telah mendapat izin dari tim medis dan menjalani program rehabilitasi yang telah ditentukan. Namun, klarifikasi itu tidak meredakan amarah publik. Real Madrid, yang mengklaim memiliki 600 juta penggemar di seluruh dunia, kini menghadapi gelombang protes digital yang belum pernah terjadi sebelumnya.
- Petisi 'Mbappe Out' mengumpulkan 30 juta tanda tangan, melampaui target awal 200.000.
- Populasi Spanyol sekitar 50 juta jiwa, menunjukkan skala global kemarahan penggemar.
- Mbappe telah mencetak 85 gol dalam dua musim, namun Real Madrid belum memenangkan trofi besar sejak kedatangannya.
- PSG, klub sebelumnya, justru memenangkan Liga Champions setelah Mbappe hengkang.
Ketegangan di ruang ganti Real Madrid juga meningkat. Mbappe dan Vinicius Jr dinilai tidak cocok bermain bersama karena gaya bermain yang mirip dan minim kontribusi defensif. Pengamat sepak bola mencatat bahwa Mbappe cenderung pasif saat tim kehilangan bola, hanya menunggu di area tengah lapangan. Hal ini kontras dengan filosofi Luis Enrique di PSG yang mengutamakan kerja keras tim.
Isu ini menjadi pekerjaan rumah utama bagi pelatih anyar Real Madrid musim panas ini. Jose Mourinho disebut-sebut sebagai kandidat terdepan menggantikan Alvaro Arbeloa, dengan klausul pelepasan senilai โฌ3 juta yang bisa diaktifkan bulan ini. Mourinho dikenal sebagai sosok yang tidak segan menyingkirkan pemain bermasalah, dan kemungkinan besar akan menuntut disiplin tinggi dari Mbappe.
Meskipun petisi menggebu-gebu, secara realistis Mbappe masih terikat kontrak tiga tahun dan banderolnya diperkirakan mencapai ยฃ200 juta. Di era regulasi keuangan yang ketat, hanya sedikit klub yang mampu menebusnya. Spekulasi mengarah pada potensi kepindahan ke Arab Saudi, mengingat Al Hilal pernah menawarkan ยฃ260 juta tiga tahun lalu.
Menjelang Piala Dunia 2026, Mbappe diprediksi akan menjadi salah satu bintang utama. Banyak suporter meyakini ia sengaja memprioritaskan kebugaran untuk turnamen tersebut, demi menebus kekalahan di final 2022. Prancis akan memulai kampanye melawan Senegal di MetLife Stadium, venue yang juga menjadi lokasi final. Bagi Mbappe, panggung dunia bisa menjadi ajang rekonsiliasi dengan penggemar Real Madrid yang kini kecewa.



