Operasi Penyelamatan di Laos: Tujuh Warga Terjebak di Gua Terendam Banjir
Baca dalam 60 detik
- Tujuh warga Laos terjebak di gua terendam banjir sejak Rabu lalu saat mencari emas dan satwa liar.
- Tim penyelamat, termasuk veteran operasi gua Thailand 2018, berupaya memompa air dan menembus lorong sempit.
- Hingga kini belum ada tanda-tanda kehidupan, namun tim memperkirakan jarak ke titik terjebak kurang dari 20 meter.

Tim penyelamat di Laos masih berjuang keras menjangkau tujuh warga yang terperangkap di dalam gua terendam banjir di Provinsi Xaysomboun sejak Rabu pekan lalu. Para korban merupakan bagian dari kelompok warga yang masuk ke gua untuk mencari emas dan satwa liar, namun hujan deras dan longsor menutup pintu masuk, memutus jalur keluar mereka.
Rekaman dari lokasi menunjukkan para penyelam gua merangkak melewati lorong sempit berlumpur yang nyaris seluruhnya terendam air. Kondisi ini diperparah dengan lebar lorong yang hanya sekitar 50 sentimeter di beberapa titik, sehingga pergerakan sangat terbatas. Tim penyelamat terus memompa air keluar dari gua, namun volume air terus meningkat akibat hujan yang masih turun.
Pada Senin, petugas berhasil membersihkan sebagian bebatuan di mulut gua dan mulai memetakan bagian dalam. Namun, ketinggian air yang naik menghalangi mereka untuk menjangkau area yang lebih dalam. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kehidupan yang terdeteksi dari dalam gua.
Kengkard Bongkawong, anggota tim penyelamat asal Thailand dari kelompok Metta Tham Rescue, menyatakan bahwa mereka meyakini posisi korban hanya berjarak kurang dari 20 meter dari titik terdepan tim. "Sepanjang hari, sepanjang malam, air terus dipompa keluar," tulisnya di Facebook. Kengkard merupakan salah satu veteran yang ikut serta dalam misi penyelamatan Gua Tham Luang yang melibatkan lebih dari 10.000 tenaga ahli dari seluruh dunia.
"Kami memperkirakan jarak ke titik mereka terjebak kurang dari 20 meter," ujar Kengkard Bongkawong, menggambarkan optimisme hati-hati tim.
Seorang warga yang berhasil melarikan diri dari gua melaporkan kejadian ini kepada otoritas setempat. Menurut Bounkham Luanglath, pimpinan Relawan Penyelamat untuk Rakyat Laos, gua tersebut memang kerap dikunjungi warga untuk mencari endapan emas. Sayangnya, musim hujan tahun ini membuat kondisi gua jauh lebih berbahaya dari biasanya.
Operasi penyelamatan di Laos ini mengingatkan pada misi Tham Luang yang berakhir sukses setelah dua minggu penuh tekanan. Namun, tantangan kali ini tidak kalah berat: lorong sempit, air naik terus, dan waktu yang terus berjalan. Tim penyelamat berharap dapat menembus titik terjebak dalam beberapa hari ke depan, meski cuaca masih menjadi faktor penentu.



