Empat Pilar Timnas Indonesia Berebut Gelar di Laga Pamungkas BRI Super League
Baca dalam 60 detik
- Persib Bandung dan Borneo FC bersaing ketat di puncak klasemen, dengan tiga pemain Timnas Indonesia di kubu Maung Bandung dan satu di kubu Pesut Etam.
- Beckham Putra Nugraha berpeluang mencetak hattrick gelar bersama Persib, sementara Thom Haye dan Eliano Reijnders bisa meraih trofi pertama di Indonesia.
- Nadeo Argawinata menjadi andalan Borneo FC dengan 12 cleansheet, berpotensi merebut gelar kiper terbaik jika timnya juara.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6150828/original/030940000_1779033158-WhatsApp_Image_2026-05-17_at_10.49.57_PM.jpeg)
Persaingan menuju garis akhir BRI Super League 2025/2026 semakin memanas. Empat pemain yang juga bagian dari skuad Timnas Indonesia akan menjadi sorotan utama saat klub mereka bertarung menentukan nasib di pekan ke-34. Persib Bandung yang memuncaki klasemen dengan 78 poin hanya unggul dua angka atas Borneo FC di posisi kedua. Laga penentuan akan mempertemukan Persib melawan Persijap Jepara, sementara Borneo FC menjamu Malut United.
Di kubu Persib, tiga nama Garuda siap turun: Beckham Putra Nugraha, Thom Haye, dan Eliano Reijnders. Beckham, yang sudah dua musim berturut-turut merasakan gelar juara bersama Persib, berpeluang mencatatkan hattrick prestisius. Jika berhasil, ia akan menjadi satu-satunya pemain aktif Timnas Indonesia yang meraih tiga trofi liga secara beruntun. Sementara itu, Thom Haye dan Eliano Reijnders baru pertama kali merasakan atmosfer perburuan gelar di Indonesia setelah memutuskan hengkang dari kancah sepak bola Belanda.
Thom Haye, gelandang naturalisasi kelahiran Amsterdam, langsung menjadi pilar utama di lini tengah Persib sejak awal musim. Kontribusinya yang konsisten—lima gol dan lima assist dari 27 penampilan—menunjukkan adaptasi yang cepat. Keputusan berani meninggalkan Liga Belanda untuk berkarier di Indonesia kini di ambang terbayar lunas. Hal serupa dialami Eliano Reijnders, yang sempat kesulitan menembus tim utama di Belanda. Bersama Persib, ia menemukan ritme permainan dan telah tampil reguler dengan total 2.210 menit bermain.
Di sisi lain, Borneo FC hanya memiliki satu wakil Timnas Indonesia yang masih aktif, yakni kiper Nadeo Argawinata. Penjaga gawang berusia 29 tahun itu menjadi tembok kokoh di bawah mistar Pesut Etam. Catatan 12 cleansheet dari 33 laga musim ini membuatnya digadang-gadang sebagai kandidat kuat peraih penghargaan kiper terbaik. Nadeo berharap Persib tergelincir di laga terakhir agar Borneo FC bisa menyalip dan mengangkat trofi.
Pertarungan di puncak klasemen ini tidak hanya menentukan nasib klub, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagi para pemain Timnas Indonesia. Beckham, Thom, Eliano, dan Nadeo akan menjadi pusat perhatian dalam laga pamungkas yang sarat drama. Apakah Persib akan mempertahankan dominasi atau Borneo FC berhasil mencuri mahkota? Semua akan terjawab dalam 90 menit terakhir musim ini.



