Momen Abadi Marcos Coll: Satu-satunya Gol Olimpiade dalam Sejarah Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Marcos Coll mencetak gol langsung dari tendangan sudut pada Piala Dunia 1962, sebuah rekor yang belum terpecahkan hingga kini.
- Gol tersebut terjadi saat Kolombia tertinggal 3-1 dari Uni Soviet, memicu kebangkitan menjadi imbang 4-4.
- Pencapaian langka ini mengukuhkan Coll sebagai legenda sepak bola Kolombia dan inspirasi bagi generasi berikutnya.
Pada gelaran Piala Dunia 1962 di Chile, pesepak bola Kolombia, Marcos Coll, mencatatkan namanya dalam buku sejarah dengan sebuah gol yang hingga kini belum pernah terulang di panggung terbesar sepak bola dunia. Gol tersebut tercipta langsung dari tendangan sudut, sebuah 'gol Olimpiade' yang menaklukkan kiper legendaris Uni Soviet, Lev Yashin.
Pertandingan yang berlangsung di Estadio Carlos Dittborn, Arica, itu menjadi saksi bagaimana Kolombia, yang baru pertama kali tampil di Piala Dunia, mampu bangkit dari ketertinggalan 3-1. Coll, gelandang kreatif berusia 26 tahun saat itu, mengambil tendangan sudut pada menit ke-68. Bola melambung masuk ke gawang setelah mengecoh Yashin dan bek Uni Soviet yang menjaga tiang dekat. Coll sendiri mengakui bahwa gol tersebut bukanlah niat awalnya; kombinasi efek putaran bola dan angin membuatnya tak terduga.
Gol tersebut menjadi titik balik bagi Kolombia. Empat menit kemudian, Antonio Rada memperkecil ketertinggalan, dan Marino Klinger menyamakan kedudukan di menit-menit akhir. Hasil imbang 4-4 itu menjadi momen paling berkesan bagi Kolombia di turnamen tersebut, meski mereka akhirnya tersingkir di fase grup. Bagi Coll, gol itu adalah kebanggaan tersendiri karena ia berhasil menjebol gawang kiper terbaik dunia saat itu.
Lahir dari keluarga sepak bola, ayah Coll, Elias, merupakan wasit FIFA pertama Kolombia. Marcos Coll memulai karier profesionalnya di Sporting Barranquilla sebelum mentas di Argentina dan Meksiko. Ia meninggal dunia pada 2017 di usia 81 tahun, namun warisannya tetap hidup. Putranya, Mario, juga menjadi pesepak bola yang memperkuat tim nasional Kolombia.
Hingga kini, tidak ada pemain yang mampu meniru prestasi Coll di Piala Dunia. Setiap edisi turnamen selalu membuka peluang, namun Coll tetap menjadi satu-satunya yang berhasil. Rekor ini menjadikannya figur yang terus dikenang dalam folklore sepak bola dunia.



