Persis Solo di Ambang Degradasi: Milomir Seslija Instruksikan Fokus Penuh Lawan Persita
Baca dalam 60 detik
- Persis Solo wajib mengalahkan Persita Tangerang pada pekan ke-34 untuk menjaga asa bertahan di Liga 1, namun nasib akhir tetap bergantung pada hasil laga Madura United.
- Pelatih Milomir Seslija menekankan konsentrasi penuh pada pertandingan sendiri dan melarang anak asuhnya terpengaruh oleh hasil tim lain.
- Dua hasil positif melawan Persebaya dan Dewa United menjadi modal mental, namun rekor buruk kandang melawan Persita di putaran pertama menjadi peringatan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553623/original/005266200_1775990330-IMG_20260412_173504_666.jpg)
Persis Solo menghadapi laga hidup-mati saat bertandang ke markas Persita Tangerang dalam lanjutan BRI Liga 1 pekan ke-34, Sabtu (23/5/2026). Pelatih Milomir Seslija menegaskan bahwa timnya harus mengerahkan seluruh kemampuan demi meraih tiga poin, tanpa terganggu oleh hasil pertandingan lain yang turut menentukan nasib mereka di papan bawah.
Bagi Laskar Sambernyawa, kemenangan atas Pendekar Cisadane menjadi harga mati. Namun, meski berhasil menang, Persis Solo masih harus berharap Madura United kehilangan poin saat berhadapan dengan PSM Makassar pada laga yang berlangsung serentak. Situasi ini menempatkan tim asal Solo dalam posisi genting, di mana kendali atas kelangsungan hidup mereka tidak sepenuhnya berada di tangan sendiri.
Milomir Seslija menolak membiarkan anak asuhnya larut dalam perhitungan matematis. Dalam konferensi pers Jumat (22/5), ia menekankan pentingnya fokus dan kebersamaan. “Kami tidak memikirkan hasil tim lain. Kami fokus pada pertandingan kami sendiri dan berusaha memberikan yang terbaik seperti yang kami lakukan di dua pertandingan terakhir,” ujar pelatih asal Bosnia tersebut. Ia menambahkan bahwa dengan disiplin, tekad, dan kebanggaan, timnya mampu meraih hasil positif.
Meski optimistis, Milo mengingatkan bahwa Persita bukan lawan yang bisa diremehkan. Pada putaran pertama, Persis Solo dipermalukan di kandang sendiri dengan skor 1-3. Catatan itu menjadi pelajaran berharga. “Persita sangat bagus, kompak, dan memiliki kualitas. Mereka bahkan mengalahkan Borneo 2-0. Kami harus bermain sebagai tim, sederhana, dan saling mendukung,” tegasnya.
Pertandingan ini menjadi ujian mental bagi skuad Laskar Sambernyawa. Dengan tekanan besar dan skenario yang rumit, Milo berharap para pemain tetap tenang dan menjalankan instruksi. “Jika ingin mengalahkan Persita, itu tidak mudah, tetapi dengan disiplin, tekad, dan kebanggaan seperti yang kami tunjukkan di pertandingan terakhir, kami hanya perlu bermain untuk satu sama lain,” pungkasnya.



