Arbeloa Resmi Tinggalkan Real Madrid, Mourinho Siap Gantikan
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa mengonfirmasi kepergiannya di akhir musim setelah hanya lima bulan menjabat.
- Jose Mourinho, yang sebelumnya menukangi Real Madrid pada 2010-2013, menjadi kandidat utama pengganti Arbeloa.
- Situasi politik klub memanas karena munculnya penantang presiden Florentino Perez, berpotensi menunda pengumuman pelatih baru.

Alvaro Arbeloa secara resmi menyatakan bahwa dirinya akan meninggalkan kursi pelatih Real Madrid pada akhir musim ini. Kepastian tersebut disampaikan dalam konferensi pers jelang laga pamungkas La Liga melawan Athletic Club di Santiago Bernabeu, Sabtu (24/5). Mantan bek yang juga pernah membela Los Blancos antara 2009 hingga 2016 itu hanya bertahan selama lima bulan sejak promosi dari tim B pada Januari lalu menggantikan Xabi Alonso.
Kepergian Arbeloa membuka jalan bagi kembalinya Jose Mourinho ke ibu kota Spanyol. Pelatih asal Portugal yang saat ini menangani Benfica dikabarkan tengah dalam negosiasi akhir untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Arbeloa. Mourinho sebelumnya pernah memimpin Real Madrid dari 2010 hingga 2013, mempersembahkan satu gelar La Liga dan satu Copa del Rey. Arbeloa menegaskan tidak akan bergabung dengan staf Mourinho, dengan alasan tim pelatih yang dibawa Mourinho sudah solid.
Arbeloa, yang telah mengabdi selama 20 tahun di berbagai peran di klub, mengaku berat meninggalkan rumah keduanya. "Saya harap ini bukan perpisahan selamanya. Saya selalu menganggap Madrid sebagai rumah saya," ujarnya. Ia berharap laga kontra Athletic Club bukanlah akhir dari perjalanannya bersama klub. Namun, hasil yang kurang memuaskan dan tekanan tinggi di klub yang menuntut kesuksesan instan membuat masa jabatannya singkat.
Selain Arbeloa, bek veteran David Alaba juga dipastikan hengkang setelah kontraknya habis. Pemain asal Austria itu bergabung secara gratis dari Bayern Munich pada 2021 dan memenangkan 11 trofi, meskipun sering diganggu cedera parah termasuk ACL yang membuatnya absen lebih dari setahun.
Di luar persoalan teknis, situasi politik klub turut memanas. Presiden Florentino Perez telah mengumumkan akan mengadakan pemilihan presiden dan mencalonkan diri kembali. Namun, pengusaha Enrique Riquelme dilaporkan telah mengambil langkah awal untuk menantang Perez. Jika kandidatnya disahkan, Real Madrid akan menghadapi pemilihan presiden yang kompetitif untuk pertama kalinya dalam hampir dua dekade. Proses ini berpotensi menunda pengumuman resmi Mourinho sebagai pelatih baru hingga tanggal pemungutan suara ditetapkan.
Dengan segala dinamika yang terjadi, masa depan Real Madrid dalam waktu dekat masih diselimuti ketidakpastian. Keputusan di kursi presiden dan kursi pelatih akan sangat menentukan arah klub musim depan.



