El Clasico: Kunci Hentikan Barcelona Ada di Tangan Tchouameni, Kata Makelele
Baca dalam 60 detik
- Claude Makelele menilai Aurelien Tchouameni adalah sosok krusial bagi Real Madrid untuk meredam permainan Barcelona di lini tengah.
- Legenda Prancis itu menekankan pentingnya peran gelandang bertahan sebagai 'pengaman' di belakang para pemain bintang agar transisi berjalan efektif.
- Strategi mematikan suplai bola ke kreator Barcelona seperti Pedri dan Lamine Yamal dinilai menjadi kunci kemenangan Los Blancos.

Menjelang laga El Clasico yang mempertemukan Real Madrid dan Barcelona di Santiago Bernabeu, legenda hidup Los Blancos, Claude Makelele, memberikan pandangannya tentang kunci kemenangan. Menurutnya, peran gelandang bertahan Aurelien Tchouameni akan menjadi faktor penentu dalam meredam agresivitas permainan Barcelona.
Makelele, yang kini berusia 52 tahun, dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik sepanjang masa. Ia sukses membawa Madrid meraih gelar LaLiga dan Liga Champions, lalu berjaya bersama Chelsea di Premier League. Dalam wawancara eksklusif, ia menegaskan bahwa pemain seperti Tchouameni harus fokus pada tugas defensif dan tidak tergoda untuk ikut menyerang secara berlebihan.
โSaya memilih bermain defensif dan taktis karena secara ofensif, saya tidak perlu ke sana. Kami punya Zidane, Figo, Raul, Ronaldo. Saya fokus pada posisi saya, melakukan pekerjaan defensif, dan itu saja,โ ujar Makelele. Ia menambahkan bahwa pemain di posisinya harus banyak berlari untuk membawa bola ke pemain ofensif.
Menurut Makelele, Barcelona memiliki platform dan keseimbangan yang baik dalam membangun serangan dari lini tengah. โCara Barcelona bermain, semuanya dimulai dari tengah. Transisi terjadi dari tengah,โ jelasnya. Oleh karena itu, ia menyarankan Madrid untuk memberikan tekanan ketat kepada gelandang Barcelona seperti Pedri dan Fermin Lopez agar mereka tidak leluasa mengirim bola ke Lamine Yamal dan pemain ofensif lainnya.
Makelele mencontohkan keberhasilan Paris Saint-Germain yang mampu mengalahkan Barcelona dengan menekan lini tengah dan melakukan transisi cepat. โMadrid memiliki pemain sayap dan penyerang yang sangat bagus dalam penyelesaian akhir. Mereka harus fokus pada kapasitas itu. Jangan beri Barcelona penguasaan bola yang mudah,โ tegasnya.
Ia juga menyoroti peran Tchouameni yang harus menjadi pemimpin di lini tengah. โDia perlu memahami kapan harus bermain, kapan harus menguasai bola, dan kapan harus menyerang. Saat menyerang, dia harus memastikan ada rekan yang menggantikan posisinya. Jika tidak, dia akan bertanggung jawab,โ ujar Makelele. Kepemimpinan, menurutnya, bukan hanya soal ban kapten, melainkan cara bermain dan cara memperbaiki kesalahan rekan setim.
Makelele optimistis Tchouameni akan berkembang pesat di bawah bimbingan Xabi Alonso. Namun, ia menekankan bahwa pembelajaran terbaik datang dari pengalaman bermain. โGame, game, game. Saya sendiri belajar dengan cara itu, menonton video, melihat posisi ini. Saya banyak belajar dari Mazinho di Celta Vigo. Dia membuat saya memahami posisi ini,โ kenangnya.
Dengan segala analisis tersebut, Makelele yakin bahwa kunci kemenangan Madrid ada pada kemampuan Tchouameni menjalankan peran 'Makelele' dengan sempurna. Jika berhasil, bukan tidak mungkin Los Blancos mampu meredam agresivitas Barcelona dan meraih tiga poin di kandang sendiri.



