Tragedi 1986 Terulang: Impian Juara Liga Hearts Kandas Secara Tragis di Tangan Celtic pada Menit-Menit Akhir
Baca dalam 60 detik
- Hearts gagal menjuarai liga setelah kalah 3-1 dari Celtic di pertandingan penentu hari ini.
- Sempat unggul melalui Lawrence Shankland, gawang Hearts kebobolan gol fatal Daizen Maeda di menit ke-87.
- Hasil ini mengulangi tragedi memilukan Hearts di hari terakhir kompetisi musim 1986.

Upaya luar biasa Hearts (The Jambos) untuk mengakhiri dominasi 41 tahun duo Old Firm di kompetisi liga harus berakhir dengan kepedihan mendalam. Skuad asuhan Derek McInnes, yang hanya membutuhkan satu poin untuk mengunci gelar juara pertama mereka sejak 1960, dipaksa menyerah 3-1 oleh Celtic di Parkhead pada laga pekan terakhir.
Jalannya Pertandingan & Kronologi Gol:
- Menit 44: Lawrence Shankland membawa Hearts unggul lebih dulu lewat sundulan memukau memanfaatkan umpan sepak pojok Stephen Kingsley.
- Menit 45+: Tepat sebelum turun minum, Celtic menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui eksekusi penalti Arne Engels akibat pelanggaran handball Alexandros Kyziridis.
- Menit 87: Petaka bagi Hearts datang tiga menit sebelum laga usai ketika Daizen Maeda berhasil lolos dari jebakan offside untuk menceploskan bola dari jarak dekat.
- Menit Akhir: Saat kiper Hearts, Alexander Schwolow, maju ke depan demi sepak pojok terakhir, Callum Osmand melakukan serangan balik cepat dan mengunci kemenangan Celtic menjadi 3-1.
Rapor Pemain Hearts (Top & Flop)
Kekalahan ini menghidupkan kembali trauma masa lalu para pendukung Hearts saat mereka juga kehilangan gelar juara di hari terakhir musim pada tahun 1986 silam.
| Pemain | Nilai (1-10) | Catatan Performa |
|---|---|---|
| Lawrence Shankland | 7 | Pemain terbaik Hearts. Mencetak gol sundulan krusial, meski terisolasi dan kurang mendapat pasokan bola di babak kedua. |
| Stephen Kingsley | 6 | Sangat solid mematikan sayap Celtic dan memberi assist untuk gol Shankland, namun membuang satu peluang emas saat skor 1-1. |
| Alexandros Kyziridis | 5 | Menjadi penyebab penalti Celtic akibat handball ceroboh di kotak terlarang. Sulit menembus pertahanan lawan. |
| Alexander Schwolow (GK) | 4 | Mengecewakan saat mengantisipasi penalti Engels, gagal memotong bola Maeda, dan meninggalkan gawangnya kosong di menit akhir. |
"Para pemain Hearts langsung berjatuhan ke tanah saat peluit panjang berbunyi, sementara ribuan pendukung Celtic menyerbu lapangan untuk merayakan gelar juara. Kesempatan Hearts untuk menjadi legenda abadi sirna dalam sekejap," tulis laporan dari Record Sport.
Keputusan taktis Derek McInnes untuk bermain defensif demi mengamankan satu poin sebenarnya berjalan baik hampir sepanjang laga. Namun, cedera yang menimpa Beni Baningime dan Marcel Altena di awal babak kedua merusak kestabilan lini tengah Hearts. Kegagalan ini meninggalkan tanda tanya besar bagi publik Edinburgh, apakah mereka akan memiliki kesempatan emas seperti ini lagi di masa depan untuk mendobrak dominasi mutlak Celtic dan Rangers.



