Pulang Berlibur Bersama Keluarga, Pria di Sampang Meninggal Mendadak di Dalam Mobil Akibat Serangan Jantung
Baca dalam 60 detik
- Seorang lansia berusia 60 tahun (SP) asal Sampang meninggal dunia secara mendadak di balik kemudi mobilnya saat perjalanan pulang dari berlibur bersama keluarganya.
- Saat kejadian, korban sempat mengeluhkan sakit dan berhasil menepikan kendaraannya sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.
- Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak Puskesmas setempat, korban diduga kuat mengalami serangan jantung, dan pihak keluarga telah mengikhlaskan insiden ini tanpa melakukan otopsi.

Momen liburan keluarga yang seharusnya penuh sukacita berubah menjadi duka bagi keluarga SP (60). Pria paruh baya asal Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, ini dilaporkan meninggal dunia secara mendadak di dalam mobilnya saat perjalanan pulang usai berlibur.
Insiden tragis ini terjadi pada hari Jumat (3 April 2026). Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa SP yang saat itu bertindak sebagai sopir, membawa rombongan keluarganya untuk berekreasi ke sebuah taman bermain air (waterpark) di wilayah Sampang.
Fakta Insiden Kematian Mendadak di Sampang:
- Identitas Korban: SP (60 tahun), warga Desa Tamberu Barat, Kec. Sokobanah.
- Waktu Kejadian: Jumat, 3 April 2026.
- Lokasi Kejadian: Di dalam mobil yang ditepikan di wilayah Desa Pandiyangan, Kecamatan Robatal.
- Dugaan Medis: Meninggal dunia akibat serangan jantung mendadak.
Perjalanan berangkat hingga aktivitas berlibur di waterpark dilaporkan berjalan lancar tanpa ada keluhan. Namun, petaka datang saat perjalanan pulang. Di tengah perjalanan, SP tiba-tiba mengeluhkan rasa sakit dan merasa tidak enak badan. Ia kemudian memutuskan untuk menepikan kendaraannya dengan aman di tepi jalan.
"Tidak lama setelah mobil itu ditepikan, korban yang masih ada di balik kemudi meninggal dunia... Menurut keterangan pihak medis, diduga korban meninggal dunia akibat serangan jantung." - AKP Eko Puji Waluyo, Kasi Humas Polres Sampang.
Tindakan Pascakejadian
| Pihak Terlibat | Tindakan & Respons |
|---|---|
| Warga Sekitar | Mendengar histeris keluarga dari dalam mobil dan langsung membantu mengevakuasi korban ke Puskesmas terdekat. |
| Pihak Medis | Melakukan pemeriksaan dan menyimpulkan bahwa kematian disebabkan oleh serangan jantung. |
| Keluarga Korban | Menolak untuk dilakukan proses otopsi dan menerima kepergian korban sebagai sebuah musibah. |
Setelah mendapatkan kepastian medis di Puskesmas, jenazah korban kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan.



