Neymar Legawa, Akui Posisi di Skuad Piala Dunia 2026 Brasil Bukan Wewenangnya
Baca dalam 60 detik
- Bintang sepak bola Brasil, Neymar, secara terbuka mengakui bahwa keikutsertaannya dalam skuad Piala Dunia 2026 tidak dapat dijamin mutlak dan sepenuhnya bergantung pada keputusan pelatih Carlo Ancelotti.
- Neymar sedang berjuang memulihkan performa dan kebugarannya bersama Santos setelah absen panjang akibat cedera lutut, sementara Ancelotti mewajibkan seluruh pemain yang dibawa harus fit 100%.
- Meskipun terancam gagal berangkat, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil tersebut bersikap dewasa dengan menyatakan bahwa ia akan selalu mendukung negaranya terlepas dari apakah ia dipanggil masuk ke dalam skuad atau tidak.

Jalan Neymar untuk tampil di Piala Dunia 2026 bersama tim nasional Brasil semakin terjal. Menyusul performa yang dinilai kurang maksimal saat klubnya, Santos, bermain imbang 1-1 melawan rival Corinthians, bintang berusia 34 tahun ini secara terbuka mengakui bahwa tiket menuju turnamen akbar tersebut mungkin tidak akan berada di genggamannya.
Melansir laporan dari ESPN pada Maret 2026, Neymar menyadari betul situasi sulit yang tengah dihadapinya. Rentetan cedera panjang, termasuk operasi lutut pada akhir tahun lalu, membuatnya minim menit bermain kompetitif. Di sisi lain, pelatih timnas Brasil saat ini, Carlo Ancelotti, telah menegaskan standar ketat bahwa ia hanya akan membawa pemain yang berada dalam kondisi fisik 100 persen untuk berlaga di putaran final musim panas nanti.
Pernyataan terbaru Neymar usai laga kontra Corinthians—yang turut dipantau langsung oleh staf kepelatihan timnas Brasil—menyoroti kedewasaannya dalam menyikapi realitas:
- Menyerahkan Keputusan pada Pelatih: Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil (79 gol) ini menegaskan bahwa meski ia sangat ingin kembali ke timnas, keputusan akhir murni berada di tangan Ancelotti dan jajaran stafnya.
- Dukungan Tanpa Syarat: Menepis rumor dan tekanan dari media, Neymar menyatakan dengan lapang dada: "Entah saya ada di sana atau tidak, saya akan selalu menyemangati Brasil."
- Beban Pembuktian: Meski namanya masih masuk dalam radar pantauan, Neymar harus berpacu dengan waktu untuk membuktikan kebugaran dan ritme permainannya di kompetisi domestik sebelum skuad final Piala Dunia diumumkan secara resmi pada bulan Mei mendatang.
Kendati baru saja memperpanjang kontraknya dengan Santos demi menjaga peluang kembali ke performa puncak, Neymar kini harus bersaing keras dengan talenta-talenta lini serang Brasil yang tengah bersinar terang di Eropa, seperti Vinicius Jr. dan Raphinha. Publik sepak bola kini menanti apakah sang ikon masih memiliki satu tarian terakhir di panggung terbesar sepak bola dunia, atau harus merelakan posisinya kepada generasi yang lebih muda.
"Saya sangat ingin kembali ke tim nasional dan bermain di Piala Dunia, tetapi itu bukan wewenang saya. Entah saya ada di sana atau tidak, saya akan selalu mendukung Brasil." - Neymar Jr.



