Johannes Radebe Berubah Peran di Strictly Come Dancing, Berat Badan Naik Jadi Sorotan
Baca dalam 60 detik
- Johannes Radebe beralih dari penari profesional menjadi pembawa acara Strictly Come Dancing, dan mengaku berat badannya bertambah karena tidak lagi berlatih seintens dulu.
- Perubahan peran ini menyoroti bagaimana tuntutan fisik seorang penari kompetisi berbeda jauh dari tugas presenter, meski keduanya berada di panggung yang sama.
- Musim baru Strictly Come Dancing akan tayang perdana pada 19 September 2026 dengan daftar peserta selebriti yang tak kalah menarik, termasuk Lacey Turner dan Delta Goodrem.

Johannes Radebe, bintang Strictly Come Dancing, mengungkapkan bahwa berat badannya bertambah setelah beralih dari penari profesional menjadi pembawa acara dalam ajang dansa BBC tersebut. Pria 39 tahun itu kini memandu acara bersama Emma Willis dan Josh Widdicombe, meninggalkan perannya sebagai pro setelah delapan tahun.
Dalam wawancara dengan majalah Radio Times, Radebe menyebut Strictly sebagai program yang "melelahkan dan menuntut". Ia menjelaskan bahwa para penari biasanya mencapai bentuk fisik terbaik pada pekan kesembilan. "Saya sudah menambah beberapa kilogram!" ujarnya, seraya menambahkan bahwa banyak orang tidak menyadari betapa beratnya tuntutan fisik untuk tampil di acara itu.
Perubahan bentuk tubuh Radebe bukan sekadar cerita sampingan. Ini mencerminkan pergeseran peran yang signifikan dalam industri hiburan: dari atlet dansa yang harus menjaga kondisi prima setiap minggu, menjadi host yang lebih banyak berbicara dan memandu acara. Meski tetap tampil di panggung, intensitas latihannya jelas berbeda. Radebe sendiri mengakui bahwa ia tidak akan menari sebanyak musim-musim sebelumnya.
Emma Willis, yang pernah menjajal audisi sebagai kontestan pada 2022, mengaku senang bisa bekerja sama dengan Radebe. Ia bahkan menyebut popularitas Radebe setara dengan Brad Pitt. "Coba saja jalan-jalan dengan Jojo. Kami selalu dihentikan di setiap langkah," katanya. Willis dan Radebe sebelumnya pernah dipasangkan saat audisi kimia, momen yang kemudian membawanya bertemu Josh Widdicombe untuk pertama kali. Ketiganya kemudian berfoto bersama sebagai kenang-kenangan sebelum akhirnya benar-benar mendapatkan pekerjaan sebagai host.
"Strictly itu melelahkan dan menuntut. Saat Anda mencapai pekan kesembilan, Anda berada dalam bentuk terbaik sepanjang hidup. Tubuh Anda paling bagus. Saya sudah menambah beberapa kilogram!" โ Johannes Radebe
Bagi penggemar di Indonesia, fenomena ini mungkin terasa jauh, tetapi sebenarnya relevan. Industri hiburan Tanah Air juga memiliki acara dansa dan kompetisi bakat yang menuntut penampilan fisik prima dari para pesertanya. Perubahan peran dari peserta menjadi pembawa acara sering kali mengubah ritme latihan dan gaya hidup. Hal ini menunjukkan bahwa menjadi host bukan sekadar berdiri di atas panggung, melainkan juga mengelola energi dan citra diri.
Strictly Come Dancing sendiri merupakan salah satu program unggulan BBC yang telah melahirkan banyak bintang. Musim 2026 akan menampilkan sejumlah nama ternama, seperti Lacey Turner, Delta Goodrem, Dani Dyer, dan Chris Appleton. Kompetisi live akan dimulai pada 26 September, sementara hasil eliminasi pertama baru akan ditayangkan pada 4 Oktober. Puncak acara, pengumuman pemenang Glitterball Trophy, dijadwalkan pada 19 Desember.
Dengan komposisi host yang baru, apakah chemistry antara Johannes, Emma, dan Josh mampu menjaga pamor acara di tengah persaingan konten hiburan yang semakin ketat? Publik menantikan apakah perubahan ini justru membawa warna segar atau malah mengurangi daya tarik Strictly yang selama ini identik dengan tarian kelas atas.



